Berita

Iron Dome/Net

Dunia

Takut Teknologi Rahasianya Terbongkar, Israel Tolak Penjualan Iron Dome ke UEA

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 11:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel telah menolak untuk menjual sistem pertahanan Iron Dome kepada Uni Emirat Arab (UEA). Sejumlah pakar menilai langkah tersebut diambil karena Israel khawatir teknologi rahasianya akan terbongkar.

Dikutip dari Middle East Monitor, badan-badan keamanan Israel menolak penjualan Iron Dome dan sistem rudal David Sling kepada UEA.

Pakar pertahanan Yoav Limor menilai Israel takut bahwa menjual teknologi ini ke UEA berarti rahasia dapat diteruskan ke negara pihak ketiga.


Menurut analis militer Alon Ben David, badan keamanan Israel menolak potensi untuk menjual teknologi kepada mitra barunya, yaitu negara-negara Arab yang baru melakukan normalisasi hubungan.

"Mossad, yang membuka jalan bagi normalisasi, telah memohon kepada badan keamanan untuk berhenti memandang negara-negara ini sebagai 'Arab'," kata Ben David.

Ia mengatakan, Kementerian Pertahanan Israel telah mencabut keputusannya untuk tidak menjual sistem pertahanan ke UEA.

"Mereka telah menjual teknologi siber tetapi menahan diri dari menjual sistem pertahanan udara," ucapnya.

Ben David memperkirakan bahwa Israel kehilangan 4,5 miliar dolar AS setelah menolak kesepakatan militer dengan UEA, menunjukkan bahwa Israel mengusulkan sistem pertahanannya ke UEA dan Arab Saudi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya