Berita

Bangladesh alami lonjakan kasus Covid-19/Net

Dunia

Di Bangladesh, Infeksi Covid-19 Naik 63 Persen Hanya dalam Sepekan

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bangladesh ikut mengalami lonjakan infeksi Covid-19. Data menunjukkan, infeksi Covid-19 di Bangladesh naik hingga 63 persen selama sepekan terakhir.

Pada Minggu (23/1), Bangladesh melaporkan 10.906 kasus Covid-19 dengan 14 kematian dalam 24 jam terakhir.

Totalnya, negara berpenduduk 165 juta jiwa itu sudah mencatat 1,69 juta kasus Covid-19, dengan lebih dari 28.200 kematian, seperti dikutip Anadolu Agency.  


Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menunjukkan, infeksi Covid-19 di Bangladesh naik 63 persen, sementara positivity rate juga naik 50 persen selama sepekan terakhir.

Sementara itu, angka infeksi varian Omicron juga naik 35 kasus dalam 24 jam terakhir. Totalnya, infeksi Omicron yang sangat menular di Bangladesh sudah mencapai 99 kasus.

Jurubicara Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nazmul Islam mengatakan varian omicron mulai mendominasi kasus virus di Bangladesh.

Ia mengatakan bahwa 73 persen pasien dengan varian Omicron mengalami pilek, 68 persen mengalami sakit kepala, 64 persen mengalami kelelahan, dan 44 persen mengalami batuk yang mirip dengan flu musiman dan influenza.

“Jika kasusnya terus meningkat, itu akan menyebabkan tekanan besar pada sistem kesehatan negara," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya