Berita

Uji coba peluncuran rudal balistik Korea Utara/Net

Dunia

China dan Rusia Blokir Upaya AS Sanksi Korut di Dewan Keamanan PBB

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dan Rusia berhasil menunda upaya Amerika Serikat (AS) dan enam anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) lainnya untuk menjatuhkan sanksi pada Korea Utara.

Dalam pernyataan bersama pada Kamis (20/1), tujuh anggota DK PBB berupaya menjatuhkan sanksi bagi Korea Utara yang jika Pyongyang melanjutkan uji coba senjata nuklir dan rudal jarak jauh.

Mereka adalah AS, Albania, Brasil, Prancis, Irlandia, Uni Emirat Arab (UEA), Inggris, dan Jepang.


"Peluncuran ini menunjukkan tekad rezim untuk mengejar senjata pemusnah massal dan program rudal balistik dengan segala cara, termasuk dengan mengorbankan rakyatnya sendiri," ujar mereka, seperti dikutip Reuters.

Langkah China dan Rusia itu dilakukan menjelang pertemuan tertutup DK PBB di Korea Utara pada Kamis, yang kedua dalam dua pekan, setelah Pyongyang menembakkan peluru kendali taktis pada Senin (17/1).

Pada hari yang sama, Korea Utara melakukan tes keempat kalinya pada tahun 2022, dengan dua peluncuran sebelumnya yang melibatkan rudal hipersonikdengan kecepatan tinggi dan bermanuver setelah lepas landas. Sementara tes lain menggunakan sepasang rudal jarak pendek yang ditembakkan dari gerbong kereta.

Pekan lalu, AS memberlakukan sanksi sepihak atas peluncuran rudal tersebut. AS memasukkan enam warga Korea Utara ke dalam daftar hitam.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya