Berita

Presiden Joko Widodo di World Economic Forum pada 20 Januari 2022/Repro

Dunia

Pidato Khusus World Economic Forum, Jokowi: Presidensi G20 Indonesia Bisa Jawab Keresahan Global

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 17:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Situasi pandemi Covid-19 yang belum usai, ditambah dengan krisis yang mengekorinya, membuat masyarakat dunia cemas dan khawatir.

Presiden Joko Widodo, dalam pidato khususnya di World Economic Forum (WEF) pada Kamis (20/1), mengatakan kecemasan masyarakat dunia harus dijawab dengan aksi-aksi yang nyata.

"Indonesia berusaha agar presidensi G20 tahun 2022 ini bisa menjadi bagian penting dalam menjawab keresahan tersebut, dengan menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif," kata Jokowi yang hadir secara virtual.


Mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger", Jokowi melanjutkan, presidensi G20 Indonesia akan mengedepankan kerjasama dan inklusivitas, serta platform terobosan di berbagai bidang.

Jokowi menjabarkan, kepemimpinan Indonesia di G20 akan mengambil tiga prioritas utama, yaitu kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Ia menekankan, prioritas-prioritas tersebut merupakan kesempatan yang perlu dimanfaatkan oleh Indonesia secara optimal.

"Presidensi G20 Indonesia harus memberikan manfaat konkret bagi pemulihan ekonomi nasional," tambahnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengajak para pemimpin dunia untuk berkontribusi pada presidensi G20 Indonesia, memastikan pemulihan global yang lebih kuat, inklusif.

"Kerjasama tidak hanya antarpemerintah, not only G-to-G, but also G-to-B or even B-to-B. Presidensi Indonesia ingin memperkuat kerjasama dengan pelaku ekonomi dunia," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya