Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Soal Ukraina, Blinken: Putin Lebih Baik Pilih Jalan Damai Daripada Hadapi Konsekuensi dari AS

RABU, 19 JANUARI 2022 | 19:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin harus memilih "jalan damai" dalam menyelesaikan ketegangan dengan Ukraina. Namun jika Putin memilih "konfrontasi", Amerika Serikat (AS) siap memberikan konsekuensi pada Rusia.

Begitu di antaranya yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ketika melakukan kunjungan ke Ukraina pada Rabu (19/1).

"Saya sangat, sangat berharap bahwa kita dapat menjaga ini di jalur diplomatik dan damai, tetapi pada akhirnya, itu akan menjadi keputusan Presiden Putin," kata Blinken, seperti dikutip Reuters.


Kunjungan Blinken ke Ukraina merupakan bentuk solidaritas dari Washington di tengah ketegangan Kyiv dengan Moskow.

Selama kunjungan tersebut, Blinken menyuarakan keprihatinan militer Rusia yang tampaknya masih bergerak di perbatasan.

"Kami tahu bahwa ada rencana untuk meningkatkan kekuatan itu, bahkan lebih untuk waktu yang sangat singkat, dan itu memberi Presiden Putin kapasitas untuk mengambil tindakan agresif lebih lanjut terhadap Ukraina," tutur Blinken.

Setelah mengunjungi Ukraina, Blinken akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Jumat (21/1) di Jenewa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya