Berita

Ratusan ribu anak di India kehilangan orangtua selama pandemi Covid-19/Net

Dunia

India: 150 Ribu Anak Kehilangan Orangtua Selama Pandemi Covid-19

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 16:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak hampir 150 ribu anak di India telah kehilangan orangtuanya, baik satu atau keduanya, selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak India, sebanyak 147.492 orang di India kehilangan orangtua karena Covid-19 dan lainnya sejak 1 April 2020.

Sebanyak 136.910 anak kehilangan satu orangtua, 10.094 orang menjadi yatim piatu, dan 488 anak terlantar.


Jumlah anak yang kehilangan orangtua paling banyak berada pada kelompok umur 8-13 tahun, yaitu 59.010 anak, kemudian kelompok umur 14-15 tahun (22.763 anak), kelompok umur 16-18 tahun (22.626 anak) dan anak usia 4-7 tahun (26.080 anak).

Daerah dengan anak yang paling banyak kehilangan orangtua adalah negara bagian Odisha (24.405 anak), diikuti oleh Maharashtra (19.623 anak), Gujarat (14.770 anak), Tamil Nadu (11.014 anak), Uttar Pradesh (9.247 anak), Andhra Pradesh (8.760 anak), Madhya Pradesh (7.340 anak), Benggala Barat (6.835 anak), Delhi (6.629 anak) dan Rajasthan (6.827 anak).

Hingga saat ini, India telah mencatat total 37.618.271 kasus sejak awal pandemi Covid-19, dengan 486.784 kematian.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya