Berita

Mata uang kripto menjadi tren yang digemari sejumlah pihak sejak beberapa tahun terakhir/Net

Dunia

Puerto Rico, Surga Baru Pengusaha Kripto

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mata uang kripto atau cryptocurrency menjadi suatu hal yang semakin banyak digemari oleh sejumlah kalangan sejak beberapa tahun terakhir.

Bagi mereka yang gemar "memainkan" kripto, ada sebuah wilayah yang kerap menjadi destinasi favorit, yakni Pueto Rico.

Wilayah Amerika Serikat ini menjadi tujuan baru bagi pengusaha cryptocurrency karena memiliki kebijakan ramah-kripto, termasuk potongan pajak yang besar bagi mereka yang menghabiskan setidaknya 183 hari di pulau itu setiap tahun.


Bukan hanya itu, bagi mereka yang merupakan warga negara Amerika Serikat bahkan dapat mempertahankan paspor mereka mereka tanpa harus membayar pajak atas keuntungan modal.

“Di situlah semua teman saya berada. Saya tidak punya satu teman pun yang tersisa di New York, dan mungkin pandemi mempercepat ini, tetapi masing-masing dari mereka telah pindah ke Puerto Rico," pengusaha kripto dan investor David Johnston kepada CNBC baru-baru ini.

Ia memindahkan keluarga dan perusahaannya ke pulau itu tahun lalu. Menurut Johnston, seluruh gedung kantornya dipenuhi oleh perusahaan rintisan alias start up dan kripto.

Salah satu alasan utamanya adalah karena di Amerika Serikat, investor harus membayar sebanyak 37 persen untuk keuntungan modal jangka pendek dan hingga 20 persen untuk keuntungan jangka panjang. Aturan ini juga berlaku untuk kripto dan aset lain yang disimpan selama lebih dari setahun.

Sementara di Puerto Rico, ada aturan keringanan pajak bahkan hingga nol jika kualifikasi tertentu terpenuhi.

Meski begitu, Russia Today pada Senin (17/1) menyoroti bahwa tidak semua orang senang dengan masuknya penduduk baru ke pulau itu. Penduduk setempat terganggu oleh kenyataan bahwa mereka tidak memenuhi syarat untuk pembebasan pajak.

Mereka juga mempertanyakan gagasan pemerintah tentang keringanan pajak yang membantu menciptakan lapangan kerja, dan menarik lebih banyak uang ke dalam ekonomi lokal.

Selain itu, membanjirnya kekayaan kripto ke Puerto Rico juga telah membuat harga perumahan naik di wilayah itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya