Berita

DR. Muhammad Najib Serahkan Surat Kepercayaan Sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol ke Raja Felipe VI/KBRI Spanyol

Dunia

DR. Muhammad Najib Serahkan Surat Kepercayaan Sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol ke Raja Felipe VI

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 23:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Spanyol, Dr. Muhammad Najib menyerahkan surat kepercayaan atau letter of credentials sebagai Duta Besar RI untuk Spanyol kepada Raja Felipe VI di Palacio Real, Madrid, Kamis (13/01).


Rangkaian upacara penyerahan surat kepercayaan diawali dengan dijemputnya Dubes Najib dari Wisma Duta Besar RI oleh protokol Kemlu Spanyol menuju Palacio de Santa Cruz, Gedung Keprotokolan Kemlu Spanyol, yang terletak di jantung kota Madrid.

Setelah diterima oleh Kemlu Spanyol, Dubes Najib diantar oleh iringan pasukan berkuda, terdiri dari Pasukan Kerajaan dan Tim Perwira Polisi Nasional Spanyol, melalui jalan protokol Madrid, termasuk melalui ikon Spanyol seperti Plaza Mayor dan Catedral Almudena menuju Palacio Real, istana Raja Felipe VI.  


WNI dan diaspora setempat menyaksikan rute iring-iringan sepanjang 900 meter tersebut dengan mengenggam bendera merah putih kecil. Selain itu, lagu "Indonesia Raya" juga berkumandang di halaman depan Istana, yang secara khusus dimainkan oleh pasukan marching band kerajaan, untuk menghormati hubungan diplomatik Indonesia dengan Spanyol.

Dengan penyerahan letter of credentials tersebut, Dubes Najib telah secara formal memulai tugasnya sebagai Duta Besar RI Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Spanyol.

Bertempat di Istana Palacio Real, Dubes Najib menyampaikan salam hangat dan harapan peningkatan kerja sama antar kedua negara dari Presiden Joko Widodo kepada Raja Felipe VI.

Raja Felipe VI menempatkan Indonesia sebagai negara besar, dan sebagai negara terpenting di Asia Tenggara. Dengan potensi pertumbuhan ekonomi luar biasa di Indonesia serta luas wilayah dan jumlah penduduknya, Spanyol menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam ekonomi dan urusan luar negerinya.

Dengan penugasannya di Spanyol, Dubes Najib berharap bisa menjadi jembatan untuk mewujudkan keinginan dua negara untuk meningkatkan kemajuan bersama kedua negara.

Dalam pertemuan yang sama, Dubes Najib dan Raja Felipe VI juga membahas soal perkembangan penanganan pandemi Covid-19, khususnya terkait dengan munculnya varian baru Omicron. Kedua belah pihak berharap akan ada peningkatan kerjasama dalam masalah penanganannya, sehingga tidak tersebar luas, termasuk mengantisipasi kemungkinan munculnya varian baru lagi.  

Raja Felipe juga bergembira mendengar rencara KBRI mengadakan Interfaith Dialog untuk memperkokoh suasana harmonis antara berbagai kelompok masyarakat yang berbeda di dua negara, yang sangat diperlukan bagi pengembangan ekonomi, keamanan investasi, dan kenyamanan turisme dan pariwisata yang memberikan sumbangan devisa sangat besar bagi Indonesia dan Spanyol.

Dikarenakan protokol kesehatan dan cuaca dingin, tradisi penjemputan duta besar negara-negara sahabat Kerajaan Spanyol tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain penggunaan mobil sebagai pengganti tradisi kereta kencana, prosesi penyerahan surat kepercayaan berlangsung sekitar 45 menit dan lebih cepat satu jam dari jadwal semula. Seusai bertemu raja selama 20 menit, Dubes Najib beserta rombongan yang terdiri dari Ibu Alma Valor Mavit mewakili Kemlu Spanyol, Bayu Hari Saktiawan selaku Koordinator Fungsi Ekonomi, Kol. Agung Perwira Negara selaku Atase Pertahanan dan Novita Sari selaku Atase Perdagangan menuju Wisma Duta RI.  

Sepulangnya di Wisma Duta RI, Dubes Najib disambut oleh Ibu Hafiza dan putrinya, Asalia Najib, beserta segenap tim KBRI Madrid dalam rangka syukuran secara terbatas.

“Saya berharap segenap jajaran dan staf KBRI Madrid dapat memberikan pelayanan maksimal kepada WNI kita di Spanyol juga kepada masyarakat Spanyol yang akan berwisata dan berbisnis di Indonesia," ujarnya, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi.

Sejak tahun 1958, kemitraan Indonesia bersama Spanyol semakin penting untuk dibina dalam menghadapi tantangan bersama. Dalam bidang ekonomi, Spanyol merupakan salah satu negara pengimpor minyak kelapa sawit berkelanjutan Indonesia untuk produk non-makanan. Spanyol juga menjadi salah satu tujuan utama ABK Perikanan Indonesia di kawasan Eropa. Persona kecantikan nusantara juga menjadi daya tarik wisatawan Spanyol, terbesar ke-8 dari kawasan Eropa, menghabiskan sekurang-kurangnya 6 triliun Rupiah pada 2017-2019.  

Dengan keketuaan Indonesia pada G20, Spanyol diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya