Berita

Laut China Selatan/Net

Dunia

AS: China Tak Memiliki Dasar Apa Pun atas Klaim di Laut China Selatan

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 09:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) kembali menekankan bahwa klaim Beijing di Laut China Selatan telah menolak basis geografis maupun sejarah.

Hal itu berdasarkan laporan penelitian setebal 47 halaman yang dilakukan oleh Biro Kelautan dan Lingkungan Internasional Departemen Luar Negeri AS pada Rabu (12/1).

Laporan itu menyebut China tidak memiliki dasar di bawah hukum internasional untuk klaim yang tumpang tindih dengan Filipina, Vietnam, dan negara Asia Tenggara lainnya.


"Efek keseluruhan dari klaim maritim ini adalah bahwa RRC secara tidak sah mengklaim kedaulatan atau beberapa bentuk yurisdiksi eksklusif atas sebagian besar Laut China Selatan," kata laporan tersebut, seperti dikutip AFP.

Departemen mengatakan, klaim tersebut sangat merusak supremasi hukum di lautan dan banyak ketentuan hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982.

Dokumen tersebut juga mempersoalkan lebih dari 100 fitur yang diklaim China di Laut China Selatan.

"Mereka terendam air saat air pasang dan oleh karena itu di luar batas yang sah dari laut teritorial negara bagian mana pun," kata departemen.

Dalam sebuah pernyataan menyerukan kembali kepada Beijing untuk menghentikan kegiatan yang melanggar hukum di Laut China Selatan.

Laporan tersebut merupakan pembaruan dari studi pada 2014 yang membantah klaim sembilan garis putus-putus yang dibuat China di Laut China Selatan.

Pada 2016, pengadilan internasional memihak Filipina dalam pengaduannya atas klaim China. Beijing menolaknya dengan mengatakan China memiliki hak sejarah atas wilayah tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya