Berita

Kabakaran terjadi di gedung parlemen Afrika Selatan pada 2 Januari 2022 lalu/Net

Dunia

Tersangka Kebakaran Parlemen Afrika Selatan Didakwa dengan Tuduhan Terorisme

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 18:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kebakaran yang melalap gedung Parlemen Afrika Selatan beberapa waktu lalu merupakan hal yang krusial. Karena itulah sebuah pengadilan Afrika Selatan mendakwa seorang pria yang diduga memulai kebakaran dahsyat itu dengan tuduhan terorisme pada awal pekan ini.

Pria yang dimaksud bernama Zandile Christmas Mafe berusia 49 tahun. Ia ditangkap di dekat kompleks parlemen setelah kebakaran terjadi pada 2 Januari lalu dan muncul di pengadilan tiga hari kemudian.

Dia awalnya didakwa dengan tuduhan membobol parlemen, pembakaran dan niat untuk mencuri properti, termasuk laptop, barang pecah belah dan dokumen. Namun kini ia dijerat dengan tambahan tuduhan terorisme.


"Terdakwa bersalah atas pelanggaran yang melanggar ketentuan perlindungan demokrasi konstitusional terhadap teroris dan kegiatan terkait," begitu bunyi dakwaan terbaru tiu, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Sementara itu, juru bicara kejaksaan Eric Ntabazalila mengatakan bahwa pengadilan telah menambahkan dakwaan keenam, yakni terdakwa meledakkan perangkat di dalam parlemen.

Kebakaran itu sendiri terjadi di kompleks Cape Town sebelum fajar pada 2 Januari 2022 lalu. Tidak butuh waktu lama, kebakaran segera menyebar ke Majelis Nasional dan menyebabkan atap gedung runtuh dan menghanguskan banyak properti serta dokumen di dalamnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya