Berita

Seorang tentara Paraguay meninggal dunia tidak lama setelah ia ditabrak dan ditanduk oleh seekor rusa poros dari India/Net

Dunia

Ditanduk Rusa di Istana Presiden, Tentara Ini Menghembuskan Napas Terakhir

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 00:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang tentara Paraguay meninggal dunia tidak lama setelah ia ditabrak dan ditanduk oleh seekor rusa poros dari India di taman istana kepresidenan negara itu pada Selasa (4/1).

juru bicara militer Kolonel Victor Urdapilleta, tentara bernama Sersan Victor Isasi yang berusia 42 tahun itu dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit militer akibat luka tusuk tersebut.

Rekaman CCTV menangkap momen saat rusa non-pribumi yang ditempatkan di kediaman presiden itu menanduk Isasi saat sedang berpatroli di sekitar istana.


“Di kamera keamanan Anda dapat melihat (tentara) memasuki sektor di mana hewan-hewan ini berada dan dia membuat gerakan (mengangkat tangan) yang memancing reaksi rusa,” kata Urdapilleta, seperti dimuat Russia Today.

Sementara itu, menurut direktur satwa liar di Kementerian Lingkungan Hidup, Frederick Bauer, hewan itu adalah rusa poros dari India.

Hewan yang tinggal di kandang istana presiden seluas 10 hektar itu biasanya dipisahkan dari makhluk lain dan tidak dimaksudkan untuk bersentuhan dengan manusia.

Di sisi lain, Urdapilleta mengakui bahwa tidak pantas untuk memiliki hewan eksotis di penangkaran tetapi tidak ada peraturan.

Atas kematiannya, keluarga tentara tersebut akan diberikan kompensasi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya