Berita

KBRI Kairo menfasilitasi transaksi dagang produk kopi antara pelaku usaha Indonesia atas nama PT Aka Azhariyah Group dengan buyer Mesir atas nama Egypt Coffee Export (Moca Coffee) di Ruang Utama KBRI Kairo/KBRI Kairo

Dunia

Mengawali Transaksi Ekspor Perdana ke Mesir Tahun 2022, KBRI Kairo Fasilitasi Transaksi Bisnis Kopi Indonesia

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 21:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tahun baru membawa harapan baru dalam upaya peningkatan volume perdagangan antara Indonesia dan Mesir. Karena itulah, mengawali tahun 2022 ini, sebagai bagian dari upaya meningkatkan volume ekspor Indonesia ke Mesir serta mempertahankan kepercayaan buyer Mesir terhadap produk-produk unggulan Indonesia, KBRI Kairo menfasilitasi transaksi dagang produk kopi antara pelaku usaha Indonesia atas nama PT Aka Azhariyah Group dengan buyer Mesir atas nama Egypt Coffee Export (Moca Coffee).

Pada awal pekan ini (Selasa, 4/1), bertempat di Ruang Utama KBRI Kairo, Duta Besar RI, DR. Lutfi Rauf menjadi saksi atas penandatanganan transaksi bisnis ekspor kopi antara dua perusahaan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan soal pentingnya para pelaku usaha untuk menjaga kualitas dan ketersediaan produksi, khususnya dalam perdagangan kopi. Pasalnya, permintaan (demand) produk kopi semakin hari semakin meningkat sehingga dibutuhkan konsentrasi tinggi dalam menjaga rantai pasok kopi ke Mesir. 

"Awal Januari ini sebagai transaksi perdana di Tahun 2022 kami menfasilitasi kontrak dagang dan transaksi bisnis antara pelaku usaha Indonesia dengan buyer Mesir untuk produk kopi agar kita dapat memenuhi permintaan buyer Mesir secara berkesinambungan dan membuka peluang peluang bisnis lainnya," ujar Dubes Lutfi dalam sambutannya, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi.


Ia menjelaskan bahwa tahun 2022 merupakan tahun yang spesial. Karena di tahun ini genap 75 tahun terjalinnya hubungan bilateral Indonesia-Mesir. Oleh karena itu ia menilai bahwa ini adalah saat yang tepat untuk memperkaya hubungan ekonomi perdagangan antara kedua negara.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Pimpinan Moca Coffee Egypt Michael Nessem mengatakan bahwa pihaknya saat ini melakukan trial order dua kontainer 20 feet dengan kapasitas 40 ton dengan perusahaan Indonesia.

"Kami senantiasa memohon bimbingan KBRI Kairo untuk bisnis kopi kami, setelah dua kontainer trial order ini kami akan melakukan repeat order sebanyak 10 kontainer per bulan selama Tahun 2022," kata Michael.

Moca Coffee sendiri adalah perusahaan kopi yang berdomisili di Kawasan Shoubra El khema dan memusatkan pemasaran kopinya di daerah Delta-Utara Mesir termasuk ekspor ke beberapa kota di Eropa. Potensi transaksi per bulan Moca Coffee dari Indonesia adalah sebesar 450 ribu dolar AS dan untuk satu tahun potensi transaksi mencapai 5,4 juta dolar AS atau senilai Rp 77,34 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Fachry Fanani dan Muhammad Khusni Fauzan selaku Perwakilan Marketing Internasional PT Aka Azhariyah Group mengungkapkan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi KBRI Kairo dalam mempromosikan dan menegosiasikan produk kopi unggulan Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk memberikan produk kopi terbaik yang kami miliki diantaranya Kopi Pemalang, Kopi Temanggung dan Kopi Sumatera dan siap untuk ekspor secara terus menerus," terang Fachry.

Perdagangan kopi Indonesia ke Mesir memang mengalami pergerakan tersendiri sejak beberapa waktu terakhir. Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto menerangkan bahwa meskipun di masa pandemi, pergerakan ekspor Indonesia terus meningkat utamanya untuk produk kopi. Hal ini terlihat dari Data BPS periode Januari-November 2021 sebesar 109,80 juta dolar AS, naik 67,40 persendibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 65,59 juta dolar AS. Hal ini membuktikan tingginya permintaan produk kopi di Mesir sehingga perlu upaya dan strategi berkelanjutan untuk mempertahakan posisi Indonesia di Pasar Kopi Mesir.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Pelaksana Fungsi Ekonomi, Dadang Rahmat, Sekretaris I Ekonomi KBRI Kairo, Kuntum Khaira Ummah serta disaksikan secara virtual online oleh Ketua UMKM Jawa Tengah, Zirin dan Ketua Asosiasi Kopi Jawa Tengah, Mitro.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya