Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Bentuk Front Persatuan Anti-China, Menlu AS Kunjungi Indonesia, Malaysia dan Thailand

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 16:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dijadwalkan untuk melakukan tur Asia Tenggara mulai Senin (13/12). Indonesia, Malaysia, dan Thailand menjadi daftar negara yang dikunjunginya.

Dikutip dari Reuters tujuan tur Blinken ke Asia Tenggara untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dan keamanan, serta membentuk front persatuan melawan China di Indo-Pasifik.

Itu merupakan kunjungan Blinken ke Asia Tenggara untuk pertama kalinya sejak Presiden Joe Biden menjabat pada Januari.


Asia Tenggara telah menjadi medan pertempuran strategis antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi terbesar dunia.

China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, rute perdagangan vital yang menghubungkan kawasan itu, dan telah meningkatkan tekanan militer dan politik terhadap Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dianggap Beijing miliknya.

Menurut diplomat top AS untuk Asia Daniel Kritenbrink, Blinken akan meningkatkan keterlibatan dengan ASEAN ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan fokus pada penguatan infrastruktur keamanan regional dalam menghadapi intimidasi China dan kerangka ekonomi Indo-Pasifik.

Kritenbrink menyebut, pemerintahan Biden melihat Asia Tenggara sebagai hal penting dalam upayanya untuk melawan kekuatan China yang sedang tumbuh. Kendati begitu, pengaruh AS khususnya dalam ekonomi berkurang ketika Presiden Donald Trump mengeluarkan Washington dari Trans Pacific Partnership (TPP) pada 2017.

Pemerintah belum menjelaskan apa sebenarnya kerangka ekonomi yang dibayangkan Biden, meskipun Kritenbrink mengatakan akan fokus pada fasilitasi perdagangan, ekonomi digital, ketahanan rantai pasokan, infrastruktur, energi bersih, dan standar pekerja.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya