Berita

Kedutaan Besar RI di Kabul, Afghanistan/Net

Dunia

Siap Jalin Komunikasi Konstruktif dengan Taliban, Indonesia Akan Reaktivasi KBRI Kabul

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 15:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah hampir empat bulan Taliban berkuasa, banyak negara sudah menyatakan niat untuk membuka kembali kedutaan besar mereka di Kabul, tidak terkecuali Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Abdul Kadir Jailani, pemerintah saat ini berencana untuk reaktivasi KBRI Kabul untuk melakukan komunikasi yang konstruktif dengan pemerintahan baru.

"Tapi sekali lagi, itu bukan berarti kita mengakui Taliban, tidak," tegasnya kepada wartawan saat media gathering di Kantin Diplomasi Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta pada Senin (6/12).


Dalam upaya untuk membangun constructive engagement dengan Taliban, Abdul Kadir menyebut Indonesia ingin menekankan kembali komitmen yang telah disampaikan, utamanya dalam membentuk pemerintahan yang inklusif, menjamin hak-hak perempuan dan anak, serta melawan terorisme.

"Kita ketahui sepertinya hal ini masih belum, we need more. Kita lihat bagaimana nanti di lapangan... Walaupun kadang situasi di sana cukup memprihatinkan, tapi kita lihat masih ada harapan," tuturnya.

Setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu, operasi KBRI di Kabul dialihkan ke KBRI di Islamabad dan KBRI di Doha.

Sejauh ini, Abdul Kadir mengungkap, Kemlu terus melakukan pendekatan dengan Taliban melalui perwakilan di Doha.

"Kita melakukan (pendekatan) lewat mereka, dan kita sampaikan harapan kita. Mereka (Taliban) juga mengharapkan sekali peranan Indonesia," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya