Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Lewat Surat, Prancis Tolak Tawaran Patroli Bersama Boris Johnson di Selat Inggris

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 07:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis telah menolak tawaran Inggris untuk melakukan patroli gabungan untuk mengawasi akses para migran ilegal di Selat Inggris.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Prancis Jean Castex lewat surat yang dikirimkan kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Kamis (2/12).

"Prancis siap melanjutkan kerjasama operasional dengan Inggris. (Tapi) kami tidak dapat menerima patroli polisi atau militer Inggris di pantai kami. Ini masalah kedaulatan kami," kata Castex dalam suratnya, seperti dikutip Reuters.


Tawaran untuk melakukan patroli gabungan disampaikan oleh Johnson lewat surat yang ia kirim kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron pada pekan lalu, dan kemudian diterbitkan di Twitter.

Tawaran itu diajukan setelah 27 migran ilegal kehilangan nyawa mereka ketika mencoba mencapai Inggris melalui Selat Inggris.

Cuitan Johnson yang berisi surat tersebut kemudian menyebabkan kemarahan di Prancis, dengan Macron menyebut PM Inggris itu tidak serius dalam menangani masalah.

"Saya terkejut ketika hal-hal tidak dilakukan dengan serius. Kami tidak berkomunikasi antara para pemimpin melalui cuitan atau surat yang diterbitkan," sindir Macron.

Prancis dan Inggris terlibat ketegangan dalam beberapa hal setelah Brexit terjadi. Hubungan keduanya memanas ketika Inggris bersama Amerika Serikat (AS) menyepakati pakta pertahanan dengan Australia yang menyebabkan Canberra membatalkan kontrak pembelian kapal selam dari Paris.

Baru-baru ini, Prancis dan Inggris terlibat pertengkaran yang diakibatkan krisis migran.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya