Berita

Pangkalan Angkatan Udara di Provinsi Larissa, Yunani/Net

Dunia

AS Rogoh Rp 474 Miliar untuk Perluas Pangkalan Militer di Yunani

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 11:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan menggelontorkan 33 juta dolar AS atau setara dengan Rp 474 miliar untuk memperluas dan merenovasi pangkalan militer Angkatan Udara di Yunani.

Menurut media lokal Kathimerini, dana tersebut akan diberikan kepada Yunani untuk pembangunan dua hanggar dan fasilitas pendukung di pangkalan udara yang berlokasi di Provinsi Larissa.

Dana tersebut diberikan sebagai bagian dari Perjanjian Kerjasama Pertahanan Bersama (MDCA) yang baru-baru ini diperbarui dengan Yunani.


Berdasarkan perjanjian tersebut, pasukan AS juga diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas tersebut.

Selain itu, AS juga berencana untuk mentransfer kelebihan artikel pertahanan tambahan ke Yunani, dengan pembicaraan yang sedang berlangsung mengenai proposal AS terkait dengan upaya Athena untuk meningkatkan kekuatan militernya dengan memperoleh senjata baru dan memodernisasi perangkat keras yang ada.

Yunani sedang mempertimbangkan untuk memperoleh lebih dari selusin kendaraan serbu amfibi (AAV) dari AS untuk brigade lautnya. Baru-baru ini, Yunani juga menerima pengiriman kendaraan keamanan lapis baja M1117, serta pengiriman sebelumnya dari helikopter OH-58 Kiowa dan kapal cepat operasi khusus Mark V.

Lebih lanjut, perusahaan-perusahaan AS pun akan segera mengajukan proposal untuk program modernisasi fregat tipe MEKO 200 angkatan laut Yunani.

Sejauh ini, Angkatan Laut Yunani sudah mengoperasikan 13 frigat, termasuk sembilan kelas Kortenaer Belanda, dan memesan tiga frigat kelas FDI dari Prancis pada September.

Athena baru-baru ini menandatangani beberapa kesepakatan senjata besar-besaran dengan Israel untuk pembelian kendaraan udara tak berawak (UAV) dan rudal, dengan Prancis untuk pembelian pesawat tempur Rafael, dan dengan AS untuk pembaruan jet tempur F-16.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya