Berita

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

PKS Anggap Pemilu Serentak 2024 sebagai Eksperimen Berisiko

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 14:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada hal yang harus diantisipasi pemerintah dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Apalagi, pemilu yang akan dilakukan serentak mengakibatkan sejumlah daerah dijabat seorang pelaksana tugas (Plt).

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, pemerintah berpeluang mengangkat ratusan Plt kepala daerah yang masa jabatannya berakhir tahun 2022 dan 2023. Tingkat provinsi ditunjuk oleh Mendagri atas persetujuan presiden.

"Ini eksperimen yang berisiko. Penunjukan Plt membuat daerah dipimpin oleh sosok yang tidak memiliki legitimasi politik untuk durasi yang lama," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dikutip dari akun Twitternya, Rabu (22/9).


Penunjukan ratusan Plt ini pun akan membuat konsolidasi kekuatan politik berjalan tidak stabil. "Ujungnya, pelayanan untuk publik dan kualitas pembangunan akan buruk," tekan Mardani.

Tak hanya itu, banyaknya Plt berdurasi lama juga dikhawatirkan akan membuat konsolidasi politik dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

Karena itu, kata Mardani, transparansi, akuntabilitas dan partisipasi pengawasan dari publik wajib ditegakkan. Argumentasi dan informasi penunjukan sosok Plt mesti diumumkan kepada publik.

"Lalu pengawasan dan evaluasi kinerja dan pelaksanaan good governance perlu dilaksanakan dengan intensif. Jika ditemukan penyimpangan, bisa segera diganti," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya