Berita

Ketua Umum PP GMKI Jefri Gultom/Net

Politik

PP GMKI : Otsus Tak Pernah Sejahterakan Masyarakat Papua

SENIN, 16 AGUSTUS 2021 | 05:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengurus Pusat GMKI (PP GMKI) menyatakan bahwa komitmen Pemerintah untuk mensejahterakan Papua jauh dari harapan pasca penetapan UU 2/2021 tentang Otsus Papua.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum PP GMKI, Jefri Gultom setelah acara diskusi bertajuk "Meneropong Masa Depan Papua Pasca Penetapan Otsus Jilid II" belum lama ini.

"Pelanggaran HAM dan Rasisme masih juga terjadi kepada masyarakat Papua. Komisi kebenaran dan rekonsiliasi yang merupakan amanah UU Otsus tidak pernah terbentuk," ujar Jefri Gultom dalam keterangan tertulis Minggu (15/8).
Selain itu, Jefri menyoroti kemiskinan di Papua yang menurutnya sangat memprihatinkan. Padahal, bumi cendrawasih itu menghasilkan pendapatan negera dari Pajak dan non Pajak yang terbesar bagi Indonesia.

Selain itu, Jefri menyoroti kemiskinan di Papua yang menurutnya sangat memprihatinkan. Padahal, bumi cendrawasih itu menghasilkan pendapatan negera dari Pajak dan non Pajak yang terbesar bagi Indonesia.
"Selama 20 tahun UU Otsus belum terlalu berdampak kepada masyarakat Papua," pungkas Jefri.

Sementara itu, pembicara diskusi lain yakni Anggota DPD dari Dapil Papua Barat, Mamberob Y. Rumakik mengatakan, pembahasan UU Otsus dilakukan ditengah pandemi covid-19, sehingga hanya beberapa perwakilan dari pansus yang mengikuti secara langsung di ruangan.

"Awalnya hanya mengajukan revisi 3 pasal yakni perpanjangan dana otsus, aturan pemekaran wilayah dan ketentuan peralihan peraturan. Namun 18 pasal masuk dalam daftar revisi saat pembahasan DPR RI," kata Mamberob.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat Papua untuk mengawal implementasi UU Otsus agar tepat sasaran dan berdampak pada masyarakat Papua. 


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya