Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno alam program Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Utak-atik Pilpres 2024"/Repro

Politik

Adi Prayitno: Tak Cukup Sebar Baliho, Harusnya Puan Bisa Mengkapitalisasi Posisinya Sebagai Ketua DPR

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Baliho Puan Maharani yang sengaja disebar saat ini tidak memiliki dampak yang signifikan, tanpa diiringi dengan kerja-kerja politik dalam kerangka pengendalian pandemi Covid-19.

Demikan antara lain disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno dalam program Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Utak-atik Pilpres 2024" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/8).

"Misalnya Puan, melobi seluruh anggota DPR RI untuk dipotong gajinya salama satu bulan atau dua bulan untuk membantu rakyat terdampak pandemi Covid. Jadi baliho itu gak penting, yang diinget ya (kerja-kerja politik) itu. Intinya Puan bisa mengkapitalisasi dirinya sebagai ketua DPR," kata Adi.


Disisi lain, Adi melihat, maraknya baliho bergambar Puan Maharani merupakan pesan tersirat yang dilakukan oleh PDI Perjuangan khususnya Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri untuk menggembok langkah Ganjar Pranowo.

"Soal baliho Puan, adalah pesan bahwa Capres PDIP adalah hanya satu, Puan Maharani," tandas Adi.

Namun demikian, Adi memaklumi dan sangat yakin bahwa baliho elit politik yang bertebaran disaat pandemi Covid-19 tujuannya hanyalah untuk kepentingan kontestasi Pilpres 2024 yang akan datang.

"Saya haqul yakin, ini terkait dengan jalan panjang menuju 2024. Harusnya kalau terkait dengan pandemi ya buatnya di Maret 2020 kemarin," tandas Adi. 


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya