Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di kantor Gubernur DKI Jakarta/Net

Politik

Pendukungnya Akur, Duet Anies-AHY Dianggap Lebih Manjur

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 17:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Basis pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dianggap akur tak memiliki konflik. Oleh karena itu, wacana mereka untuk berduet di Pilpres 2024 dinilai manjur.

Demikian pendapat pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/8).

“Pendukung Anies dapat menerima AHY, sementara pendukung AHY sangat menerima Anies,” kata penulis buku Tipologi Pesan Persuasif ini.


Sehingga dengan begitu, kata Jamiluddin, jikalau Anies berpasangan dengan AHY, maka hampir dipastikan elektabilitas duet ini berpeluang akan meningkat setidaknya hal itu sudah ditunjukkan oleh hasil survei terakhir yang menunjukkan elektabilitas Anies - AHY paling tinggi dibandingkan duet lainnya.

“Elektabilitas Anies-AHY diperkirakan akan terus meningkat bila duet ini tidak melakukan kesalahan fatal hingga 2024,” imbuhnya.

Jamiluddin menambahkan, sudah saatnya partai lain mengelus dan menjaga duet Anies-AHY agar tidak terjerumus pada hal-hal yang fatal.

Hal ini, menurut Jamil menjadi tugas Partai Demokrat, PKS, Nasdem, PPP, dan PAN, kiranyanya dapat menjaga duet tersebut dan mengusungnya pada Pilpres 2024.

“Duet ini tampaknya menjadi harapan rakyat yang kecewa terhadap Jokowi dan Prabowo,” demikian Jamiluddin Ritonga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya