Berita

Ombudsman Republik Indonesia (ORI)/Net

Politik

LAKSI: Opini Soal TWK Justru Bisa Bahayakan Ombudsman RI

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 21:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rekomendasi dari Ombudsman dinilai cacat hukum, sebab rekomendasi yang dikeluarkan soal adanya mal adminitrasi TWK pegawai KPK hanya akal-akalan yang sebenarnya tidak terbukti.

"Ini akan menjadi blunder, selain itu juga akan membahayakan Ombudsman itu sendiri. Hasil rekomendasi Ombudsman dapat dikategorikan merupakan pengiringan opini yang bisa menyesatkan publik," kata Koordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) Azmi Hidzaqi dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/8).

Azmi mengatakan, dalam mengeluarkan rekomendasinya, Ombudsman dianggap tendensius. Pasalnya, apa yang dituduhkan  tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dalam proses seleksi ASN di KPK itu sendiri.


"Kami menilai ini Ombudsman sudah melakukan penyebaran hoax yang dapat merugikan KPK sebagai lembaga negara," tekan dia.

Lebih lanjut Azmi menegaskan tudingan Ombudsman soal adanya mal administrasi dalam TKW KPK dapat dikatakan sarat dengan rekayasa yang informasinya diperoleh dari kebohongan oknum KPK yang tidak lolos TWK untuk tujuan agar dapat melemahkan kepemimpinan dan soliditas komisioner KPK.

"Pegawai eks KPK yang tidak lolos TWK ini berharap akan adanya simpati publik, dengan adanya penggiringan opini di media serta terciptanya gerakan untuk menjatuhkan komisioner KPK," ungkap Azmi.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya