Berita

Pendiri partai Ummat sekaligus inisiator TP3 pembunuhan enam laskar FPI Amien Rais/Net

Politik

Amien Rais Pastikan TNI-Polri Tidak Terlibat Pembunuhan Enam Laskar FPI

RABU, 07 JULI 2021 | 19:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Inisiator Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar Front Pembela Islam (FPI) Amien Rais memastikan bahwa TNI dan Polri sama sekali tidak terlibat dalam peristiwa tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50.

Hal itu disampaikan Amien saat peluncuran peluncuran Buku Putih TP3. Amien menjelaskan, buku putih itu menyajikan fakta yang objektif yang didasari oleh saksi berikut wawancara dengan para keluarga korban lalu dikuatkan fakta-fakta dari video dan sebagainya.

"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu, alhamdulillah kita bersyukur ya," kata Amien Rais saat peluncuran buku yang disiarkan di Youtube, Rabu (7/7).


Amien memastikan, TNI dari tiga angkatan maupun Polri sama sekali tidak terlibat baik skenario apalagi pelaksanaan.

"Jadi kita bangga alhamdulillah tulang punggung keamanan bangsa namanya Polri dan tulang punggung pertahanan namanya TNI itu tidak terlibat sama sekali," kata Amien.

Dengan kepastian tidak terlibatnya TNI-Polri dalam peristiwa berdarah itu, Amien meminta agar adanya keterbukaan dan sekaligus kejujuran serta proses hukum atas kasus tersebut.

"Terbuka dan se-transparan mungkin agar selama ini kasus pelanggaran HAM ini yang dibuat remang-remang oleh pihak tertentu dan diharapkan menghilang dengan sendirinya itu tidak akan terjadi. Insyaallah never. Tidak akan terjadi," demikian Amien.

Pihak kepolisian sendiri telah menetapkan tiga anggota Polda Metro Jaya sebagai terduga pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat orang Laskar FPI. Dari tiga tersangka, satu diantaranya meninggal dunia. Adapun berkas perkara tersebut telah berproses, yang dalam waktu dekat berkas berikut tersangkanya bakal segera dilimpahkan kepada Kejaksaan.




Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya