Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto/Net

Politik

PDIP Minta Pemerintah Bangkitkan Harapan Rakyat Untuk Melawan Covid-19

RABU, 07 JULI 2021 | 00:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto meminta agar pemerintah membangkitkan harapan rakyat untuk bisa melawan pandemi Covid-19 yang saat ini kian mengkhawatirkan. Dalam situasi saat ini, pemerintah harus memiliki pandangan bahwa hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat, bangsa, dan negara.

“Dengan pendekatan ini, sekiranya berdasarkan uji empiris, melalui berbagai pengalaman beberapa negara dan juga melalui pendekatan secara medis, fakta-fakta empirik membuktikan bahwa ada obat yang diyakini bisa menyembuhkan Covid-19, maka lakukan itu. Percepat produksi, sosialisasi dosis penggunaan, dan yang penting mampu membangkitkan harapan rakyat untuk memiliki raya percaya diri melawan Covid-19," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (6/7).

Rasa percaya diri, keyakinan dan semangat untuk sembuh ini, menurut Hasto merupakan hal yang harus dipupuk, lantaran hal tersebut adalah bagian dari energi positif untuk sembuh.


Oleh karena itu ia meminta seluruh otoritas pemerintah di bidang kesehatan, dari kementrian kesehatan, BPOM, berbagai lembaga penelitian, harus keluar dari kemapanan birokrasi; keluar dari prosedur as usual, dan mencari berbagai hal agar keyakinan rakyat untuk memiliki fighting spirit terus dilakukan.

Lebih lanjut Hasto menyatakan, terhadap salah satu jenis obat cacing, yang akhir-akhir ini langka di pasaran, maka ketika uji empiris membuktikan bahwa dengan obat tersebut bisa menyembuhkan, lakukan itu, karena itu adalah harapan. Yang penting dosisnya sesuai, dan selama tidak membahayakan keselamatan.

"Sekiranya obat yang sebenarnya untuk obat cacing tsb dalam dosis yang diyakini bisa menangkal Covid-19 dan hal tersebut masih dalam batas toleransi aman, ya lakukan dengan masif. Pendeknya melawan Covid-19 diperlukan keyakinan, harapan, dan adanya sesuatu yang bisa menciptakan daya kesembuhan," katanya.

Dia menambahkan, jika pertimbangan di atas bisa diterima, maka langkah selanjutnya produksi secara besar-besaran dan distribusikan ke rakyat.

"Perang melawan virus, harus dihadapi dengan daya terobosan dan keberanian, bukan mengunci diri dalam kekakuan prosedur birokrasi yang sering tersandera oleh berbagai kepentingan," ujarnya mengingatkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya