Berita

Gambar poster Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO, Affandi Ismail/Net

Politik

Sentil Jokowi Harus Turun, Formatur HMI MPO Jabagbar: Affandi Ismail Hanya Cari Sensasi

KAMIS, 01 JULI 2021 | 21:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Poster berisi seruan untuk menyudahi kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dengan judul “HMI Bersama Rakyat Memanggil Revolusi Indonesia 2021” hanya dianggap sebagai sensasi semata oleh Formatur HMI MPO Badko Jawa Bagian Barat (Jabagbar), Dede Kholidin.

Dede menilai statement Affandi Ismail yang mengatasnamakan PB HMI MPO adalah tindakan makar dan hanya mencari sensasi semata.

Statement Affandi tertulis dalam poster yang dilengkapi gambar dirinya yang tertulis sebagai "Ketua Umum PB HMI MPO, Affandi Ismail" yang mengenakan atribut HMI.


Tulisan dalam poster tersebut berbunyi, "Jokowi Harus Turun. Rakyat Berdaulat, Bentuk Pemerintahan Sementara, Selamatkan Demokrasi Indonesia Untuk Indonesia Menang”.

Dede menilai, saat ini Indonesia tengah menghadapi kondisi darurat Covid-19. Seharusnya mahasiswa dan pemerintah justru harus saling bersinergi serta fokus mencari solusi agar kondisi ini segera berakhir.

"Bukan mengeluarkan statement berupa propaganda yang dapat menimbulkan kericuhan baru. Kita ribut-ribut mau apa, ini Indonesia sedang darurat Covid-19," ujar Dede dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (1/7).

Menurutnya, mahasiswa bisa bersinergi dengan pemerintah mencari solusi terbaik dalam menangani pandemi, bukan justru saling mengkritik dan hanya mencari sensasi.

Dede juga menegaskan, HMI MPO Badko Jawa Bagian Barat tidak terlibat dan tidak bertanggung jawab atas statement Affandi Ismail yang mengatasnamakan HMI MPO tersebut.

Bagi dia, statement tersebut hanya untuk kepentingan pribadi Affandi dan bukan statement HMI MPO secara keseluruhan.

Pihaknya juga telah berusaha mengubungi Affandi untuk mengklarifikasi statement tersebut, namun hingga saat ini Affandi tidak memberikan respon.

"Dari kader-kader saya sempat menghubungi (Affandi), namun karena Affandi terlalu sibuk dan selalu ke luar kota, kami juga belum tahu apa alasan Affandi Ismail membuat kritikan seperti itu," tuturnya.

Untuk itu, Dede mewakili HMI MPO Badko Jawa Bagian Barat mengajak kepada para mahasiswa dan para kader MHI untuk bersinergi dan fokus mendukung penanganan Covid-19.

"Saya berharap kedepannya MHI bersatu kembali dan berinergi dengan pemerintah untuk mendorong kemajuan tanah air. Kita sebagai mahasiswa dan kader MHI harus turut berperan dalam pembangunan dan kemajuan Indonesia," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya