Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hendak Pergi Ke Pasar, Ratusan Penumpang Kapal Tenggelam Dan Hilang Di Sungai Niger

KAMIS, 27 MEI 2021 | 16:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah kapal yang mengangkut ratusan penumpang yang hendak pergi ke pasar tenggelam di Sungai Niger, barat laut Nigeria pada Rabu (26/5) waktu setempat.

Pejabat setempat mengatakan, lebih dari 150 orang hilang dan dikhawatirkan tenggelam dalam peristiwa tersebut. Di duga peristiwa itu terjadi karena kapal kelebihan muatan.

"Ketika tenggelam, kapal itu sedang melakukan perjalanan antara negara bagian tengah Niger dan Wara di negara bagian Kebbi barat laut," kata Yusuf Birma, manajer lokal National Inland Waterways Authority, seperti dikutip dari AFP, Kamis (27/5).


"Kapasitas kapal tidak sampai 180 penumpang," kata Birma.

"Saat kami berbicara, hanya 20 orang yang telah diselamatkan hidup-hidup, empat tewas dikonfirmasi sementara 156 orang lainnya masih hilang, dan mereka diyakini berada di bawah air," lanjutnya.

Pejabat lain sebelumnya mengatakan sekitar 140 orang hilang setelah bencana Rabu pagi itu.

Tragedi kapal biasa terjadi di perairan Nigeria, sebagian besar karena kepadatan yang berlebihan, cuaca buruk dan kurangnya perawatan, tetapi korban pada hari Rabu akan menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan baru-baru ini.

"Kapal yang terlibat adalah perahu kayu yang sudah tua dan sangat lemah, tetapi orang-orang ini (nakhoda) tidak mau mendengarkan ketika kami membuat mereka peka untuk mengurangi jumlah penumpang yang mereka bawa di perahu mereka," kata Birma.

Dia mengatakan penumpang sedang menuju ke pasar di Malele di wilayah pemerintah lokal Borgu di negara bagian Niger ketika kapal tenggelam satu jam dalam perjalanan.

Administrator distrik setempat Abdullahi Buhari Wara sebelumnya menyalahkan kecelakaan itu karena kelebihan muatan karena kapal itu dimaksudkan untuk mengangkut tidak lebih dari 80 penumpang.

"Kapal itu juga memuat karung pasir dari tambang emas," katanya.

Awal bulan ini, peristiwa serupa juga membuat 30 orang tenggelam ketika sebuah kapal yang kelebihan muatan terbalik di negara bagian Niger.

Niger adalah sungai utama Afrika Barat yang mengalir dalam bentuk bulan sabit melalui Guinea ke Delta Niger di Nigeria dan merupakan rute perdagangan lokal utama untuk beberapa negara.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya