Berita

Korban tewas setelah dipukuli pasien dibawa ke tempat kremasi/Net

Dunia

Penjaga Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kamboja Tewas Dipukuli Pasien Positif Corona

RABU, 26 MEI 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pasien positif Covid-19 memukuli seorang seorang perwira militer yang sedang bertugas hingga meninggal pada Selasa (25/5) malam waktu setempat.. Pasien itu kemudian melarikan diri dari rumah sakit yang merawatnya selama ini di rumah sakit rujukan Covid-19 di distrik Ponhea Krek, Provinsi Tboung Khmum, Kamboja.

The Khmer Times mengutip beberapa sumber dari distrik Ponhea Krek yang mengatakan bahwa perwira militer yang dipukul hingga tewas diidentifikasi Mean Vay (29), seorang warga desa Huoch Keut di komune Krek, yang ditugaskan untuk bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19 di distrik Ponhea Krek.

Tersangka, Moeun Men (38), yang berasal dari komune Damrel di distrik Ou Raing Ov, ditangkap setelah membunuh korban.


Menurut sumber yang sama, tersangka menggunakan tongkat untuk memukul kepala korban yang sedang duduk sendirian pada saat kejadian sementara penjaga lainnya sedang beristirahat makan.

Hingga kini motif pelaku membunuh korban masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.

Setelah kejadian tersebut, tersangka, yang kabarnya pecandu narkoba, dikirim kembali ke ruang perawatan di rumah sakit tersebut, sedangkan jenazah korban dikremasi di Wat Samadhi di distrik Ponhea Krek.

Hingga Selasa (25/5), Kementerian Kesehatan Kamboja mencatat lebih dari 4 kematian akibat Covid-19 dan 568 infeksi, sehingga jumlah kematian akibat penyakit ini dan jumlah infeksi masing-masing menjadi 183 dan 26.329.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya