Berita

Juru bicara Kantor Urusan Dewan Negara Taiwan yang berbasis di Beijing, Zhu Fenglian/Net.

Dunia

Taiwan Kembali Ditolak Di Sidang WHA, China: Bukti Bahwa Prinsip Satu-China Adalah Konsensus Internasional

RABU, 26 MEI 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara China, Zhu Fenglian, pada Selasa (25/5) turut mengomentari ditolaknya proposal Taiwan untuk menghadiri sesi Majelis Kesehatan Dunia (WHA).

Menurutnya, itu sekali lagi menunjukkan bahwa prinsip satu China adalah konsensus komunitas internasional dan tidak bisa diganggu gugat.
WHA, badan pembuat keputusan tertinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Senin (24/5) menolak untuk memasukkan proposal tentang partisipasi Taiwan dalam agenda sesi ke-74 yang berlangsung hingga 1 Juni mendatang.

Zhu bahkan mengatakan keputusan WHA sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada jalan keluar untuk 'kemerdekaan Taiwan'.

Zhu bahkan mengatakan keputusan WHA sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada jalan keluar untuk 'kemerdekaan Taiwan'.

Jubir tersebut juga menekankan bahwa daratan selalu mementingkan kesehatan dan kesejahteraan rekan senegaranya di Taiwan.

"Berdasarkan prinsip satu China, daratan telah membuat pengaturan yang sesuai untuk partisipasi wilayah Taiwan dalam urusan kesehatan global," katanya, seperti dikutip dari CGTN, Rabu (26/5).

"Sejak merebaknya pandemi Covid-19, China daratan telah mengirimkan 260 pemberitahuan tentang Covid-19 ke wilayah Taiwan," katanya, seraya menambahkan bahwa pakar kesehatan di wilayah Taiwan telah berpartisipasi dalam 16 kegiatan teknis WHO.

"Yang disebut 'kesenjangan pencegahan epidemi internasional' adalah kebohongan politik," ujarnya.

"Itu hanya dalih yang digunakan oleh otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) untuk mencari 'kemerdekaan Taiwan'," lanjut Zhu.

Zhu mengatakan, Otoritas DPP dengan tegas berpegang pada posisi separatis "kemerdekaan Taiwan" dan menolak untuk mengakui Konsensus 1992 yang mewujudkan prinsip satu China, dan akibatnya, landasan politik untuk wilayah Taiwan untuk berpartisipasi dalam WHA tidak ada lagi.

Mengomentari keputusan WHA pada hari Senin, Chen Xu, perwakilan tetap China untuk Kantor PBB di Jenewa, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa partisipasi wilayah Taiwan dalam WHA harus ditangani sesuai dengan prinsip satu China dan melalui konsultasi lintas selat.

Memperhatikan bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari China, Chen berkata: "Resolusi UNGA 2758 dan Resolusi WHA 25.1 memberikan dasar hukum bagi WHO untuk mematuhi prinsip satu-China, dan mengakui Taiwan sebagai bagian dari China."

Dia mengatakan proposal terkait Taiwan melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB dan bertentangan dengan Konstitusi WHO dan Aturan Prosedur WHA.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya