Berita

Warga di Pathum Thani menerima suntikan vaksin Covid-19 pertama mereka di Sekolah Pattana Wittaya di distrik Lam Luk Ka pada Jumat 21 Mei 2021/Net.

Dunia

Thailand Deteksi Virus Corona Strain Afrika Yang Dibawa Sekelompok Migran Ilegal

SENIN, 24 MEI 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Thailand telah mendeteksi adanya varian virus corona asal Afrika Selatan di antara sekelompok migran tidak berdokumen yang terinfeksi di provinsi Narathiwat.

Penemuan varian B.1.351 yang umumnya dikenal sebagai strain Afrika Selatan itu pertama kali dilaporkan oleh ilmuwan independen dan anggota kelompok Investigasi Jaringan Covid-19 kepada Kementerian Kesehatan Masyarakat pada Sabtu (22/5). Laporan tersebut merupakan hasil dari sampel yang dikumpulkan kementerian dari cluster di distrik Tak Bai pada 13 Mei lalu.

Kelompok tersebut mengatakan strain itu mengandung mutasi lonjakan yang dapat mempengaruhi reaksi sistem kekebalan dan mengurangi kemanjuran sebagian besar vaksin.


 â€œVarian tersebut dapat memengaruhi respons kekebalan manusia dari virus dan mengurangi efektivitas vaksin,” kata aliansi tersebut, yang melakukan pengawasan dan penelitian genomik dan telah bekerja sama dengan pemerintah selama pandemic, seperti dikutip dari Bangkok Post, Minggu (23/5).

Meskipun dmeikian, merekamengatakan hal ini tidak berarti bahwa vaksin tidak efektif dalam mencegah infeksi, meskipun Thailand mungkin perlu memvaksinasi lebih banyak penduduk untuk mencapai kekebalan kelompok.

“Ini tidak berarti bahwa vaksin tidak berfungsi tetapi harus ada peningkatan rasio populasi yang menerima vaksin,” kata laporan itu.

Thailand juga pernah mendeteksi varian Afrika Selatan pada 15 Februari lalu pada seorang pria yang telah melakukan perjalanan dari Tanzania dan ditempatkan di bawah karantina wajib pada saat kedatangan.

Penemuan transmisi domestik varian tersebut dapat mempersulit upaya negara itu untuk mengatasi wabah Covid-19 terburuk sejauh ini.

Kepala Pusat Ilmu Kesehatan Penyakit Berkembang di Fakultas Kedokteran di Universitas Chulalongkorn, Thiravat Hemachudha mengatakan menemukan strain Afrika Selatan di luar pusat karantina menyiratkan bahwa strain tersebut telah menyebar di Thailand.

Untuk itu, dia mendesak pemerintah untuk mempercepat kampanye vaksinasi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya