Berita

Babi mati mengapung di air di samping kapal kargo yang terbalik, tak jauh dari dermaga Chalalai di tambon Hat Lek, di Trat, pada Jumat pagi/Net

Dunia

200 Ekor Babi Asal Thailand Tenggelam Di Laut Lepas, Awak Kapal Selamat

SABTU, 22 MEI 2021 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah kapal kargo kecil yang mengangkut 200 ekor babi tenggelam di laut lepas distrik Khlong Yai, Thailand pada Jumat (21/5) pagi waktu setempat. Rencananya, babi-babi tersebut akan dibawa ke Vietnam.

Kapal, dengan babi di dalam kandang dan seorang kapten serta lima awak asal Kamboja itu meninggalkan dermaga Chalalai di tambon Hat Lek pada Kamis (20/5) malam menuju Vietnam.

"Pada Jumat pagi, air pasang menyebabkan kapal tergelincir, dan akhirnya terbalik," menurut Charoen Chalalai, operator dermaga, seperti dikutip dari Bangkok Post, Jumat (21/5).


"Sebanyak 199 babi tenggelam. Hanya satu yang selamat," katanya.

Semuanya diselamatkan dari laut dan dibawa ke pantai. Butuh lebih dari dua jam. Awaknya aman.

Tidak jelas apa yang akan terjadi pada babi-babi yang mati tenggelam itu.

Pongsak Thanawattananon, kepala pos pemeriksaan bea cukai Khlong Yai, mengatakan jumlah babi di Kamboja dan Vietnam telah dihancurkan oleh wabah penyakit.  

"Pedagang di negara-negara itu memesan babi dari Thailand untuk membuat jumlahnya," kata Pongsak.

Dia menduga kerugian akibat tenggelamnya kargo tersebut menyebabkan kerugian sebesar 2 juta baht (lebih dari 900 juta rupiah).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya