Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UE Teken Kontrak Baru Vaksin Pfizer-BioNTech, Hongaria Pilih Keluar Dari Kesepakatan

JUMAT, 21 MEI 2021 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 1,8 miliar dosis suntikan Covid-19 akan dibagikan kepada negara-negara Uni Eropa, kecuali Hongaria, setelah Badan eksekutif blok tersebut menyelesaikan kontrak vaksin yang ketiga dengan Pfizer dan BioNTech hingga 2023.

Komisi Eropa mengatakan, kontrak yang disepakati atas nama 27 negara UE awal bulan ini, akan memungkinkan pembelian 900 juta dosis suntikan yang disesuaikan dengan varian virus, dengan opsi untuk membeli ekstra 900 juta tembakan lagi.

Meskipun negara-negara UE setuju untuk melanjutkan strategi pembelian dosis secara kolektif, tidak demikian dengan Hongaria. Negara itu memutuskan keluar dari kesepakatan dan menjadi satu-satunya negara Uni Eropa yang menolak kesepakatan vaksin baru yang telah ditandatangani blok tersebut dengan Pfizer dan BioNTech.


Komisaris Kesehatan Uni Eropa Stella Kyriakides mengatakan, Hongaria tidak termasuk dalam kontrak.

"Semua negara anggota lainnya akan memiliki kesempatan untuk membeli vaksin di bawah kontrak baru, kecuali Hongaria," katanya seperti dikutip dari RL, Kamis (20/5).

Hongaria menggunakan vaksin dari China dan Rusia selain suntikan Barat. Sekitar 40 persen populasi Hongaria telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, tingkat vaksinasi tertinggi kedua di UE.

Penandatanganan kontrak baru tersebut berlangsung kurang dari seminggu sebelum sidang pengadilan di Brussels yang saling tuduh antara UE dengan perusahaan farmasi AstraZeneca. UE menuding AstraZenecagagal memberikan jumlah dosis yang dijanjikan dari vaksinnya sendiri.

Komisi mengatakan bahwa kesepakatan dengan Pfizer-BioNTech menetapkan bahwa produksi dosis harus berbasis di UE dan komponen penting bersumber dari wilayah tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya