Berita

Sekretaris tetap Kementerian Kesehatan Masyarakat, Dr Kiattiphum Wongrajit/Net

Dunia

Ribuan Kasus Baru Covid-19 Ditemukan Di Pasar Thailand, Kebanyakan Terinfeksi Dari Pintu WC Umum

KAMIS, 20 MEI 2021 | 15:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Thailand melaporkan penemuan lebih dari 860 kasus baru Covid-19 di Pasar Simummuang di Pathum Thani, sementara Pasar Bang Kapi di Bangkok juga ditutup selama tiga hari, karena tingkat infeksi Covid yang tinggi.

Sekretaris tetap Kementerian Kesehatan Masyarakat, Dr Kiattiphum Wongrajit, mengungkapkan pada Rabu (19/5) bahwa tidak ada kasus Covid-19 baru yang ditemukan dari kluster tempat hiburan, tetapi banyak orang masih tertular virus dari anggota keluarga dan dari mengunjungi pasar yang ramai dan tempat-tempat umum.

Kiattiphum mengatakan dari pengujian Covid-19 di Pasar Simummuang antara 7 dan 15 Mei, ditemukan bahwa dari 10.480 orang yang telah diuji, 867 orang atau 8 persen dari kelompok uji positif terinfeksi.


"Ditemukan juga bahwa 70 persen orang yang terinfeksi adalah warga negara Thailand, sedangkan 30 persen adalah pekerja migran," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (20/5).

"Penyebab tingginya angka infeksi tersebut adalah pintu masuk di WC umum pasar," katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak berwenang telah memerintahkan penutupan beberapa bagian pasar dengan tingkat infeksi yang tinggi, dan juga mendirikan rumah sakit lapangan dengan 400 tempat tidur yang disebut 'Bun Raksa' di pasar untuk merawat orang yang terinfeksi.

Pengunjung dan pedagang pasar juga diwajibkan melalui langkah-langkah pemindaian yang ketat, termasuk mendaftarkan masuk dan keluar mereka dan check-in di aplikasi Thai Chana.

Namun, pembukaan rumah sakit lapangan di Pasar Simummuang menuai banyak kritik, dengan banyak orang menyebutnya sebagai lingkungan yang tidak pantas untuk merawat pasien Covid-19.

Sementara itu, Veerapat Phanhan, Direktur Bupati Bang Kapi, telah mengeluarkan pengumuman penutupan Pasar Bang Kapi karena penahanan virus hingga Sabtu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya