Berita

Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop/Net

Dunia

Ketua Parlemen Turki: Sikap pasif Dunia Internasional Atas Masalah Palestina Hanya Buang-buang Waktu

RABU, 19 MEI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop  mengadakan percakapan telepon dengan mitranya dari Iran Mohammad Bagher Ghalibaf tentang masalah Palestina pada Selasa (18/5).

Kepada Ghalibaf, Sentop kembali mengulangi posisi Turki bahwa harus ada langkah konkret yang harus segera diambil untuk menghentikan agresi Israel.

"Seperti yang dikatakan presiden kami (Recep Tayyip Erdogan), langkah-langkah segera dan konkret harus diambil untuk mengajarkan pendudukan Israel sebuah pelajaran yang kuat dan mencegah. Sikap pasif dan kontradiktif dari komunitas internasional hanya membuang-buang waktu bagi rakyat Palestina," kata Sentop, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (19/5).


Sentop menggarisbawahi bahwa Ankara akan terus berdiri teguh bersama rakyat Palestina "dalam perjuangan mereka untuk kebebasan dan keadilan."

"Kami melakukan semua upaya diplomatik untuk Palestina," tambahnya.

Ghalibaf, pada bagiannya mengatakan bahwa insiden yang terjadi baru-baru ini di Palestina tidak dapat diterima.

"Semua parlemen, semua Muslim harus turun ke panggung tentang masalah Palestina," katanya.

Jumlah total orang yang tewas dalam serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza yang terkepung telah meningkat menjadi 213, termasuk 61 anak-anak, 36 wanita, dan 16 orang lanjut usia, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada hari Selasa. Sebanyak 1.400 orang juga terluka dalam serangan itu.

 Militer Israel telah melancarkan serangan udara sejak 10 Mei, meninggalkan jejak kehancuran besar-besaran. Kantor media dan pusat kesehatan termasuk di antara struktur yang ditargetkan.

 Ketegangan yang dimulai di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadhan menyebar ke Gaza sebagai akibat serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya