Berita

Charbel Wehbe/Net

Dunia

Setelah Tuding Negara Teluk Jadi Penyebab Kebangkitan ISIS, Menlu Lebanon Siap Mengundurkan Diri

RABU, 19 MEI 2021 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan Menteri Luar Negeri sementara Lebanon, Charbel Wehbe soal adanya dukungan negara-negara Teluk terhadap kelompok militan ISIS di Irak, Suriah dan Lebanon berbuntut panjang.

Akibat pernyataan kontroversialnya tersebut, Wehbe diperkirakan akan mengundurkan diri dari jabatannya pada pada minggu ini, demikian dikatakan seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Lebanon pada Selasa (18/5) malam waktu setempat.

Wehbe, yang saat ini menjabat sebagai menteri luar negeri dalam kapasitas sebagai pengurus, melontarkan kecaman sembrono terhadap Arab Saudi dan Teluk selama wawancara televisi dengan Al-Hurra pada hari Senin.


"Menyusul reaksi publik dari pejabat Lebanon, politisi dan publik, Wehbe sekarang "mungkin akan mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri," kata pejabat kementerian itu kepada Al Arabiya.

Pada hari Selasa, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait memanggil duta besar Lebanon ke negara masing-masing karena pernyataan Wehbe tersebut.

Dewan Kerjasama Teluk menuntut permintaan maaf resmi dari Wehbe atas komentarnya.

Hubungan Beirut dan negara Teluk telah lama tegang karena pengaruh dan peran Hizbullah yang meningkat di lembaga-lembaga negara setelah terpilihnya Presiden Michel Aoun, sekutu kelompok yang didukung Iran, pada tahun 2016.

Aoun menunjuk Wehbe menjadi menteri luar negeri setelah Nassif Hitti mengundurkan diri sehari sebelum ledakan dahsyat di Beirut karena frustrasinya dengan pemerintah Hassan Diab.

Seminggu setelah menggantikan Hitti, Wehbe menjadi menteri sementara setelah pengunduran diri Diab.

Tidak jelas siapa yang nantinya akan menggantikan Wehbe, yang merupakan penasihat diplomatik Aoun sebelum ditunjuk untuk memimpin kebijakan luar negeri Lebanon.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya