Berita

Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki/Net

Dunia

AS: Perdamaian Di Gaza Hanya Bisa Ditempuh Lewat Tindakan Dari Israel Dan Hamas Secara Bersamaaan

SELASA, 18 MEI 2021 | 11:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gedung Putih melalui sekretarisnya, Jen Psaki, mengatakan AS dibawah pemerintahan Joe Biden percaya bahwa diskusi yang intensif dan tenang dengan para pemimpin di wilayah konflik Gaza akan membantu meredakan konflik.

"Ada kalanya dalam diplomasi kita perlu menjaga percakapan, itu akan lebih tenang," ujar Psaki, dalam konferensi pers Senin (17/5) sore, sekaligus menjawab kritikan tentang berlarut-larutnya Biden menyerukan gencatan senjata di tengah kobaran yang semakin memakan banyak korban termasuk anak-anak.

Dia mengatakan, pemerintahan Biden sangat prihatin dan telah melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk melakukan gencatan senjata.


Mengenai tanggapan militer Israel yang tidak proporsional, yang dianggap mengabaikan permintaan gencatan senjata, Psaki menjawab hati-hati. Mengatakan bahwa kedua belah pihak sama menderita dan bahwa ada ketakutan di mata orang-orang Israel yang mengalami konflik.

Psaki berusaha memastikan pernyataannya tidak merusak hubungan antara pejabat AS dan Israel, ketika ditanya apakah serangan kekerasan Israel di Gaza adalah tanda Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjadi lebih ekstrim.

"Bukanlah peran kami untuk menilai atau menganalisis politik di lapangan di pihak Israel," katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintahan Biden tetap pada komitmen untuk 'solusi dua negara' dan hanya itu satu-satunya cara bagi Israel dan Palestina untuk mencapai perdamaian.

"Penting untuk mengakhiri serentetan kekerasan yang baru-baru ini terjadi. Ini akan membutuhkan tindakan dari Israel juga dari Hamas, dari kedua belah pihak," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya