Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Tegaskan Negaranya Tidak Kekurangan Vaksin, Ada Pasokan Dari Rusia Dan China

SABTU, 01 MEI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki memiliki pasokan vaksin yang cukup dan tidak memiliki masalah tentang pengadaannya. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (30/4) meluruskan apa yang dikatakan menteri kesehatannya, bahwa pasokan akan habis dalam dua bulan ke depan.

Turki telah menandatangi kesepakatan dengan Rusia dan China untuk 50 juta dosis vaksin Sputnik V dan Sinovac yang akan mulai tiba pada Mei.

"Saya katakan, kami tidak kekuarangan pasokan, kami tidak memiliki masalah dengan pengadaan vaksin," kata Erdogan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (1/5).


"Dengan pembicaraan yang kami lakukan dengan Rusia sekarang, vaksin Sputnik V sedang dalam perjalanan," kata Erdogan.

TRT Haber melaporkan pada Jumat bahwa Menteri Kesehatan Fahrettin Koca dan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu akan mengunjungi Rusia pada 12 Mei mendatang untuk membahas vaksin dan pariwisata.

Rusia adalah sumber pengunjung asing terbesar Turki, dengan sekitar 6 juta orang Rusia berkunjung setiap tahun sebelum pandemi.

Moskow mengatakan sebelumnya pada bulan April bahwa mereka telah membatasi penerbangan ke dan dari Turki hingga 1 Juni karena peningkatan infeksi Covid-19.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya