Berita

CCDC China/Net

Dunia

Varian Covid-19 Asal India Masuk Ke China, Penduduk Diminta Lebih Waspada

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China mendesak seluruh warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran virus corona, pasca ditemukannya varian Covid-19 Inda di beberapa kota di negara itu.

Hal itu disampaikan  kepala ahli epidemiologi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Wu Zunyou dalam konferensi pers yang diadakan pada Kamis (29/4) waktu setempat.

“China telah mendeteksi jenis virus korona baru yang ditemukan di India di beberapa kota di China, dan penerapan tindakan pencegahan adalah kunci untuk menghentikan penularan,” kata Wu, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (30/4).


“Lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara Asia kembali membunyikan alarm bahwa pencegahan dan pengendalian Covid-19 masih jauh dari selesai, yang sebaliknya sulit, kompleks, berulang, dan jangka panjang,” kata Wu.

Pakar juga menunjukkan bahwa mutasi virus corona baru telah terjadi sejak awal pandemi Covid-19, dan tidak akan berhenti selama pandemi berlanjut.

Tetapi Wu mengatakan, bahwa penularan varian virus yang berbeda sebenarnya dapat dihentikan dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini.

“Menerapkan langkah-langkah penahanan sangat penting baik untuk menghentikan penyebaran strain mutan dan untuk mencegah terjadinya mutasi baru,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya menormalkan tindakan pencegahan dan pengendalian epidemi saat liburan Hari Buruh China semakin dekat, dan memperingatkan semua orang untuk terus mempraktikkan tindakan perlindungan pribadi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya