Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Taiwan Siapkan 10.000 Dosis Tambahan Vaksin Covid-19 Berbayar

RABU, 28 APRIL 2021 | 12:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Taiwan akan merilis 10.000 dosis tambahan suntikan virus corona yang dibayar sendiri oleh penerima, yang ditujukan untuk warganya yang berencana akan bepergian ke luar negeri.

Hal itu disampaikan Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) pada Selasa (27/4) waktu setempat.

Hingga Senin (26/4) lebih dari 45.000 orang telah menerima setidaknya dosis pertama mereka, sejak negara itu mulai meluncurkan vaksin Covid-19 pada 22 Maret. 7.165 di antaranya memanfaatkan program bayar sendiri yang dibuka pada 21 April lalu.


Berbicara kepada pers, kepala CECC, Chen Shih-chung, mengatakan bahwa dengan tarif saat ini, 10.000 dosis vaksin Oxford-AstraZeneca awal yang dialokasikan untuk program bayar sendiri akan habis pada hari Jumat.

"Untuk itu, CECC telah mencadangkan 10.000 dosis lagi untuk kelompok ini dan sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah rumah sakit yang ditunjuk untuk melakukan vaksinasi," katanya, seperti dikutip dari Taiwan News, Rabu (27/4).

Di bawah program bayar sendiri, biaya satu suntikan dibatasi hingga 600 dolar Taiwan baru (21 dolar AS), dan dua dosis harus diberikan setidaknya dengan jarak delapan minggu, sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia.

Penduduk Taiwan yang perlu bepergian ke luar negeri karena alasan selain pariwisata berhak mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi berbayar tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya