Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dubes Andreyev: Hubungan Rusia-Polandia Berada Dalam Titik Terendah

SELASA, 27 APRIL 2021 | 16:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Memasuki 100 tahun hubungan diplomatik Rusia-Polandia, hubungan kedua negara justru berada pada posisi terendah. Duta Besar Rusia untuk Polandia, Sergei Andreyev, mengatakan titik terendah itu justru telah dimulai sejak Perang Dunia II.

"Hubungan itu memang telah rendah, titik balik hubungan itu terjadi pada 2014," kata Andreyev, dalam sebuah wawancara dengan TASS.

"Polandia dengan sengaja berusaha untuk menghancurkan hubungan, ikatan, dan kerja sama kami di hampir semua bidang. Kami tentu menyayangkan hal ini, karena bagi kami meninggalkan hubungan normal dengan tetangga adalah hal yang tidak masuk akal. Ya, tetapi itu tidak terlalu mengganggu kami, karena pada akhirnya, masih ada ikan lain di laut. Kami sudah terbiasa dengan kenyataan baru," kata utusan itu.


Andreyev mengatakan, kampanye Russophobic yang terang-terangan telah berlangsung di ruang politik dan informasi Polandia sejak 2014.

Para pejabat membuat pernyataan yang bermusuhan dan ofensif terhadap Rusia setiap hari. Kekuatan politik bersaing untuk menunjukkan sikap terberat terhadap Rusia, dan media arus utama digiring oleh prinsip bungkam atau malah mengatakan sesuatu yang negatif', menurut Andreyev, seperti dikutip dari Tass, Selasa (27/4).

Namun begitu, sesungguhnya tidak ada masalah yang berarti antara Rusia dan Polandia. Kedua negara bisa saling memperbaiki hubungan satu sama lain jika memang ada kemauan.

"Kami percaya bahwa tidak ada masalah antara Rusia dan Polandia yang tidak dapat diselesaikan jika kedua pihak menunjukkan kemauan politik. Tetapi karena otoritas Polandia enggan menunjukkan kemauan politik, kami dapat melakukannya tanpa itu," ujar Andreyev.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya