Berita

Petugas bea cukai Saudi membuka buah delima impor, menggagalkan upaya penyelundupan jutaan pil Captagon, yang berasal dari Lebanon, di Pelabuhan Islam Jeddah pada 23 April 2021/Net

Dunia

Sebelum Diselundupkan Ke Arab Saudi, Buah Delima Berisi Pil Captagon Dari Lebanon Dikemas Di Suriah

SELASA, 27 APRIL 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jutaan pil Captagon yang disita oleh agen keamanan Arab Saudi minggu lalu, dilaporkan dikemas dan dikirim dari Suriah ke Lebanon sebelum akhirnya diterbangkan ke Kerajaan.

Pekan lalu, pihak keamanan Arab Saudi menyita jutaan pil captagon selundupan yang dimasukkan ke dalam buah delima yang dikirim dari Lebanon. Sejak itu, Kerajaan dengan cepat mengeluarkan larangan semua produk dari Beirut.

Namun, sumber yang mengetahui pengiriman yang digagalkan tersebut mengatakan kepada Al-Arabiya, bahwa pengiriman tersebut awalnya berasal dari Suriah sebelum penyelundup mengubah deskripsi 'asal' agar pengiriman tersebut tidak diperiksa secara menyeluruh.  


Sumber itu mengungkapkan, kiriman Captagon yang disita itu milik satu orang dari keluarga Aitan dan dua orang bersaudara dari keluarga Suleiman.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Bea Cukai Lebanon menangkap empat orang yang terlibat dalam penyelundupan sementara tersangka yang tersisa melarikan diri ke Suriah dan Turki.

Sementara itu, Presiden Lebanon Michel Aoun menyerukan pertemuan darurat untuk membahas larangan Saudi dan penyelundupan narkoba. Dilaporkan terjadi perang kata-kata antara menteri ekonomi dan menteri pertanian tentang siapa yang harus disalahkan atas penyelundupan selama pertemuan tersebut.

Captagon adalah obat yang biasa digunakan oleh para tentara di medan perang, karena efek yang dimilikinya bisa melawan kelelahan. Ini telah banyak dibuat dan diekspor secara ilegal dari Lebanon dan, baru-baru ini, Suriah dan Irak.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya