Berita

Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin /Net

Dunia

Turki Akan Segera Balas Pernyataan Joe Biden Soal Genosida Etnis Armenia 1915

SENIN, 26 APRIL 2021 | 16:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin tanggapi pernyataan terbaru Presiden AS Joe Biden tentang peristiwa pembantaian penduduk Armenia pada 1915 yang menyebutnya sebagai genosida.

Dalam pernyataannya pada Minggu (25/4), Kalin mengatakan, bahwa Turki akan menanggapi pernyataan tersebut selama beberapa bulan mendatang.

"Akan ada reaksi dalam berbagai bentuk dan jenis serta derajat dalam beberapa hari dan bulan mendatang," kata Kalin kepada Reuters, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (26/4).


"Segala sesuatu yang kami lakukan dengan AS akan berada di bawah mantra pernyataan yang sangat disayangkan ini," katanya.

Menggarisbawahi bahwa parlemen Turki diperkirakan akan membuat pernyataan pada hari Senin, dia mengatakan deklarasi AS tidak akan memberikan dasar hukum apa pun untuk potensi klaim reparasi.

"Untuk mereduksi semua itu menjadi satu kata dan mencoba mengimplikasikan keterlibatan Turki, nenek moyang Ottoman kami terlibat dalam aksi genosida, sungguh keterlaluan," tambahnya.

Pada hari Sabtu, Biden menyebut peristiwa tahun 1915 sebagai 'genosida.' Dengan ini, dia menjadi presiden pertama AS yang menyebut istilah 'genosida' dalam peristiwa pembantaian etnis Armenia 1915.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya