Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Pidatonya Dipuji Sekjen PBB, Gubernur Anies: Saya Berada Di Depan, Di Belakang Ada Kerja Tim Tak Terlihat

RABU, 21 APRIL 2021 | 17:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pidato dua menit Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara dialog forum pimpinan C40 Cities yang berlangsung secara daring sontak menarik publik.

Pemaparan singkat Anies pada Jumat lalu (16/4), sukses mengundang decak kagum Sekretaris Jenderal Perserekatan Bangsa Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres.

Ternyata pidato Anies yang menghebohkan tersebut bukan berlangsung di Jakarta, melainkan di Kota Cirebon, Jawa Barat.


"Jumat siang berangkat dari Cilacap (Jawa Tengah) perjalanan kembali sesudah acara panen raya dan sudah diperhitungkan bahwa tidak cukup waktu untuk bisa tiba di Jakarta saat jadwal konferensi," kata Anies dikutip Kantor Berita RMOLJakarta dari Grup WhatsApp Kepala Dinas Pemprov DKI Jakarta, Rabu (21/4).

Karena itulah, tim Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statitistik (Kominfotik) dengan komputer dan jaringan berangkat ke Kota Cirebon.

"Mereka memakai ruang meeting di sebuah hotel di dekat alun-alun Kota Cirebon. Lalu kami dari Cilacap tiba di hotel kira-kira 30 menit sebelum acara dimulai. Langsung siap-siap dan mulailah partisipasi Jakarta dalam forum global ini," lanjut Anies.

Menurutnya, peristiwa tersebut terbilang unik. Karena pada pagi hari dirinya mengikuti panen raya di pematang sawah di Cilacap, Jawa Tengah. Sementara malam harinya menghadiri acara dialog forum pimpinan C40 Cities, dan disiapkan oleh tim kerja dari Jakarta.

"Inilah pola kerja abad 21," kata Anies.

Anies menekankan, bahwa ini adalah kerja kolektif jajaran Pemprov DKI Jakarta.

"Memang benar saya yang berada di depan, berbicara dan menyampaikan gagasan. Tapi di balik itu ada tim kerja yang tidak terlihat, mulai dari yang menyiapkan semua perangkat, memastikan jaringan internet lancar, menyiapkan data, melakukan riset, hingga berkoordinasi dengan C40. Kita semua bekerja sebagai sebuah tim, kerja kolektif," tuturnya.

"Dan alhamdulilah, gagasan yang Jakarta sampaikan dalam forum itu langsung disetujui dan mendapatkan dukungan penuh dari Sekjen PBB. Sepanjang forum malam itu, hanya Jakarta yang mendapatkan respon langsung dari Sekjen PBB dan dengan pesan sekuat itu," sambungnya.

Hingga akhirnya pada Jumat tengah malam acara tuntas. Rombongan kemudian kembali ke Jakarta. Ada yang menggunakan mobil dan ada yang menumpang kereta dari Cirebon dini hari.

"Ibu dan Bapak sekalian, itulah kerja bersama. Itulah kerja kolektif," kata Anies.

"Izinkan saya menyampaikan terima kasih dan rasa bangga, bisa bekerja bersama dengan pribadi-pribadi di DKI yang berdedikasi tinggi," demikian Anies.

Seperti diberitakan, usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal dukungan aksi iklim memperoleh respon positif dari Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsan Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Gagasan tersebut disampaikan Anies Baswedan dalam virtual forum bertajuk 'Dialogue Between C40 Mayors and UN Secretary General-Advancing Carbon Neutrality and Resilent Recovery for Cities and Nations', yang digelar pada Jumat malam (16/4).

Dalam pidatonya, Anies mengatakan, kota-kota di seluruh dunia telah berkomitmen dan mengalokasikan sumber daya untuk membuat rencana aksi iklim dan melaksanakan aksi iklim dalam strategi transportasi, tata bangunan, dan mempromosikan energi bersih dan sebagainya.

Anies menuturkan Jakarta berkomitmen menjadi kota berketahanan iklim, bahkan Jakarta telah memiliki target zero emision pada tahun 2050.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya