Berita

Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze, mengklaim ada upaya teror terhadap dirinya dan pegawai KPU/Repro

Nusantara

Diduga Ditembak OTK, Mobil Ketua KPU Merauke Ternyata Dilempar Orang Mabuk

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 16:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Theresia Mahuze, bikin heboh masyaraka Merauke. Melalui unggahan di akun Facebook-nya, dia menyatakan telah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) saat dirinya sedang melaju menggunakan mobil di wilayah kuda mati.

Diketahui, wilayah kuda mati di Kabupaten Merauke memang merupakan daerah dengan tingkat kriminalitas yang cukup tinggi. Sehingga sering terjadi pelemparan dan penganiayaan kepada masyarakat yang melintas.

“Kejadian beberapa detik yang lalu, sy melintas pulang pas di kuda mati sy ditembak oleh orang tidak dikenal, posisi mobil sedang melaju, tetapi puji Tuhan sy selamat,” tulis Theresia Mahuze di akun Facebook pribadinya, Senin (12/9)


Namun beberapa saat kemudian terlihat unggahan tersebut telah dihapus oleh sang pemilik akun. Akan tetapi potongan gambar dari status FB Ketua KPU Merauke tersebut telah dibagikan dan tersebar secara berantai melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Theresia Mahuze mengklaim bahwa kejadian yang dialaminya adalah bentuk terror terhadap dirinya. Sehingga melalui akun Facebook miliknya, dia mengharapkan agar seluruh komisioner dan pegawai KPU Kabupaten Merauke untuk lebih waspada.

Theresia Mahuze pun menguraikan kronologi singkat kejadian dan menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian yang dilakukan adalah menelepon Kasat Intel dan kemudian menulis status pada akun pribadinya dengan harapan agar segera mendapat pertolongan.

“Hal pertama yang sy lakukan adalah kontak kasat intel dan membuat status FB dengan maksud spy segera mendapat pertolongan,” demikian tulisnya.

Ketika dikonfirmasi oleh Kantor Berita RMOLPapua, Kepala Satuan Intelkam Polres Merauke, Iptu Budi Santoso, membantah telah terjadi penembakan terhadap Ketua Komisioner KPU Kabupaten Merauke, Selasa (13/9).

Menurutnya, hal tersebut diduga merupakan lemparan benda tumpul oleh pemuda yang dipengaruhi minuman keras, sebagaimana yang sudah sering terjadi di wilayah tersebut karena minimnya penerangan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya