Berita

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo/RMOL

Nusantara

Bakal Ada Demo, Ini Rekayasa Lalin Di Seputar Medan Merdeka

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 08:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja akan kembali digelar di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat pada hari ini, Selasa (13/10).

Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan berbagai rekayasa lalu lintas.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sejak Senin malam (12/10) pukul 22.00 WIB, pihaknya telah melakukan penutupan sejumlah ruas jalan di sekitaran Monas.


"Agar menjadi perhatian bagi masyarakat yang akan beraktivitas, sejak semalam kami telah menutup sejumlah ruas jalan yaitu Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Museum, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Majapahit, Jalan Veteran, serta akan dilakukan penutupan secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Budi Kemuliaan. Untuk itu, kami juga telah siapkan pengalihan arus lalu lintas," kata Syafrin melalui keterangannya, Selasa (13/10).

Adapun pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan Dishub sebagai berikut:

- Lalu lintas dari arah Utara/Kota dialihkan di Simpang Harmoni menujur Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.

- Lalu lintas dari arah Selatan/Blok M dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih-Jalan Fakhrudin-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto/ Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis dan seterusnya.

- Lalu lintas dari arah Barat/Slipi dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih-Tugu Tani-Kwitang/Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.

- Lalu lintas dari arah Timur/Pulogadung dialihkan melalui Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis dan seterusnya.

Selain itu, area parkir IRTI Monas juga ditutup untuk umum sejak 12 Oktober 2020 pukul 22.00 sampai dengan 14 Oktober 2020 pukul 01.00 WIB.

"Bagi pengguna fasilitas parkir IRTI Monas agar menggunakan fasilitas parkir lainnya," tutup Syafrin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya