Berita

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran/Net

Nusantara

Angka Kemiskinan Kalteng Turun Di Tangan Kepemimpinan Sugianto Sabran

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 05:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran tahun 2020 ini genap empat tahun  memimpin daerah tersebut.

Selama empat tahun memimpin, banyak pencapaian dan program yang sudah diselesaikan H Sugianto Sabran sesuai dengan janji politiknya.

Berdasarkan data yang terhimpun, di bidang ekonomi ada penurunan angka kemiskinan. Pada tahun 2015 angka kemiskinan di Kalteng sebesar 5,94 persen, kemudian pada tahun 2016 menjadi 5,66 persen, tahun 2017 ada 5,67 persen, tahun 2018 turun menjadi 5,17 persen, kemudian pada tahun 2019 terjadi penurunan menjadi 4,98 persen.


Sementara itu, di bidang infrastruktur selama kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mampu menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 1.272,08 kilometer.

Kemudian ada 353 unit rumah ibadah dan fasilitas sosial yang terbangun, 3.910 meter jembatan, 10.000 hektare irigasi bangunan dan 9.430,00 meter drainase yang sudah terbangun.

Selain itu, Sugianto Sabran juga berkomitmen dalam bidang pendidikan, yakni dengan memberikan bantuan fungsi pendidikan sebesar Rp 12 miliar untuk 2.406 mahasiswa melalui program biaya bantuan pendidikan Kalteng Berkah.

Tidak hanya itu saja, dia juga merealisasikan kembali anggaran sebesar Rp 12,5 miliar untuk 5.180 mahasiswa yang menempuh pendidikan.

Kini di tahun 2020, politisi PDI Perjuangan ini telah menyalurkan tahap pertama Rp 10,741 miliar bagi 10.741 mahasiswa dan tahap kedua menyalurkan Rp 9, 259 miliar bagi 9.259 mahasiswa.

Dalam perjanalannya dalam memimpin daerah, Sugianto juga telah menerima banyak penghargaan di tingkat nasional. Salah satunya menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Satyalancana Pembangunan diberikan kepada kepala daerah yang dianggap telah memberikan kemajuan dalam hal pembangunan negara.

Terbaru, Sugianto menerima penghargaan sebagai tokoh pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam ajang Indonesia Awards 2020.

Sugianto mengatakan membangun infrastruktur di Provinsi Kalteng memerlukan kerja keras dan kreativitas yang luar biasa. Sebab, anggaran pemerintah provinsi relatif kecil dibandingkan luas wilayah Kalteng yang mencapai 1,2 dari luas Pulau Jawa.

Namun, sebagai pemimpin daerah, berbagai keterbatasan tersebut tidak menjadi halangan untuk terus berupaya mempercepat kemajuan pembangunan di Kalteng.

"Saya memang sejak awal sudah meluruskan niat untuk maksimal memajukan pembangunan sekaligus mensejahterakan masyarakat di Kalteng. Dengan begitu, Kalteng benar-benar menjadi BERKAH (bermartabat, elok, religius, kuat, amanah dan harmonis)," demikian Sugianto Sabran.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya