Berita

Presidium KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menghadiri acara KAMI Karawang di kediaman Daday Hudaya/Net

Nusantara

Batal Hadiri Deklarasi KAMI Rengasdengklok, Gatot Nurmantyo Hanya Pidato Di Kediaman Daday Hudaya

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 19:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Setelah sempat mendapat penolakan dari sekelompok orang dan tidak mendapat izin Satgas Covid-19 di Kabupaten Karawang, deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi Rengasdengklok akhirnya terlaksana.

Sekretaris Badan Pekerja KAMI, Syahganda Nainggolan mengatakan, deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi Rengasdengklok tidak dihadiri oleh Presidium KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Deklarasi Karawang di Rengasdengklok tadi pagi tidak dihadiri Pak Gatot. Pak Gatot bersilaturahmi dengan KAMI Karawang, siang hari di Kerawang," kata Syahganda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/9).


Syahganda bersyukur, acara silaturahmi di salah satu kediaman simpatisan KAMI, H. Daday Hudaya bisa dihadiri oleh Gatot setelah waktu Zuhur.

Di sana, terang Syahganda, mantan Panglima TNI itu memberikan pembekalan kepada massa KAMI yang telah hadir.

"Alhamdulillah, siang tadi berlangsung pembekalan pada KAMI Karawang, Jabar di kediaman H. Daday Hudaya ba'da Zuhur. Pidato dari Bapak Gatot Nurmantyo. Massa KAMI datang dari Rengasdengklok, setelah mereka deklarasi di sana," ucapnya.

Daday Hudaya (tokoh masyarakat di Karawang) adalah mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Saat ini dia tercatat sebagai kader Partai Gerindra.

Ketua Presidium KAMI Karawang, Elyasa Budiyanto sebelumnya mengatakan, Gatot Nurmantyo batal datang ke Rengasdengklok, karena ada pihak-pihak yang menolak deklarasi KAMI di sana.

Karena ada serombongan massa yang mau membubarkan dekarasi, mereka mempercepat deklarasi, Rabu pagi.

Rencananya, deklarasi bakal dihadiri dua Presidium KAMI Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo. Namun, Din Syamsuddin batal hadir dan Gatot menyampaikan orasi di wilayah Galuh, Karawang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya