Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Belajar Dari Tragedi Kemanusiaan Kenosha

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 08:11 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AKIBAT terlalu galau akibat prihatin menerima kiriman video adegan penembakan tujuh kali oleh polisi kota Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat terhadap Jacob Blake, maka saya memang tidak mengetahui perkembangan kondisi Jacob Blake yang saya duga telah meninggal dunia.

Ternyata JB segera dibawa ambulans ke rumah sakit, sehingga berhasil diselamatkan nyawanya meski dikuatirkan akan lumpuh seumur hidupnya. 

Dua Korban Nyawa



Setelah tragedi penembakan JB, meledaklah unjuk protes di Kenosha, sehingga Gedung Putih mengirimkan Garda Nasional demi menjaga jangan sampai kemelut ungkapan amarah rakyat makin merebak, sehingga merusak infrastruktur  masyarakat umum Amerika Serikat.

Mujur tak bisa diraih, nahas tak bisa ditolak ternyata demo protes menimbulkan dampak lebih destruktif lagi di mana dua warga tertembak mati.

Korban berusia 26 tahun dari Silver Lake, Wisconsin, dan berusia 36 tahun dari Kenosha. Polisi mengidentifikasi tersangka bernama Kyle Rittenhouse (17) dan berasal dari Antioch, Illinois.

Kepala polisi Phillip L Perlini mengatakan, tersangka penembakan yang menewaskan dua demonstran itu adalah mantan Youth Police Cadet di divisi keamanan umum.

Tersangka ditangkap pada Rabu 26 Agustus 2020 dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama yang disengaja, kata polisi Antioch dalam siaran pers yang dikutip CNN

Penembakan terjadi di tengah aksi protes menentang penembakan polisi ke Jacob Blake.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan seseorang dengan senjata laras panjang berlari di jalan dan dikejar massa. Ia lalu terjatuh dan mulai menembak secara membabibutatuli kea rah para pengunjuk rasa.

Prihatin


Prahara Kemanusiaan Kenosha jelas sangat memprihatinkan nurani kemanusiaan saya. Terbukti bahwa rasisme di Amerika Serikat sudah pada kondisi gawat darurat sebab sudah membentuk polarisasi sosio-politik antara masyarakat kulit putih dengan kulit hitam yang di masa lalu pada masa kepresidenan Abraham Lincoln sudah berhasil memecah belah bangsa sehingga meledakkan Perang Saudara.

Beberapa teman di Amerika Serikat berkisah bahwa di beberapa negara bagian,  rasisme masih merajalela merusak sendi-sendi peradaban Amerika Serikat.

Kini di masa kepresidenan Donald Trump sejak pembinasaan George Floyd, polarisasi ras makin memuncak sehingga sangat berbahaya untuk kembali memecah belah bangsa Amerikat Serikat yang sebenarnya sudah cukup menderita dirundung pageblug Corona.

Di samping mengharap bangsa Amerika Serikat dapat segera kembali bersatu, saya mengharap kita mau dan mampu belajar dari tragedi kemanusiaan yang terjadi di Amerika Serikat agar jangan sampai terjadi di negeri kita sendiri yang beruntung memiliki bekal kearifan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila demi  bersama bergotong-royong membangun negeri gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja. Merdeka!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembalajaran Kemanusiaan

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya