Berita

Menteri Kesehatan Kamboja Mam Bunheng (C) menyapa para ahli medis Cina di bandara di Phnom Penh, Kamboja/Net

Dunia

China Membalas Kebaikan Kamboja, Sahabat Yang Mengunjungi Pertama Kali Saat Wabah Terjadi

SELASA, 24 MARET 2020 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kita bisa belajar dari China dan Kamboja. Ketika China diterjang wabah virus corona, Kamboja adalah negara pertama yang memberikan dukungan. Tanpa rasa takut,  Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen menjadi pejabat tinggi negara pertama yang mengunjungi China di awal wabah virus corona terjadi. 

Kini, ketika Kamboja mengalami wabah virus corona, China pun bergerak cepat mengirimkan bantuannya.
Pada Senin (23/3) tim medis dari China tiba di Phnom Penh. Tim medis terdiri dari tujuh ahli yang dipilih oleh Komisi Kesehatan Daerah Otonomi Guangxi Zhuang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, mengatakan bantuan ini adalah tanda bersahabatan yang kuat antara China dan kamboja.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, mengatakan bantuan ini adalah tanda bersahabatan yang kuat antara China dan kamboja.

Dalam konperensi persnya, Geng mengatakan selain mengirimkan tim medis andalan, China juga menyumbangkan alat-alat medis seperti alat tes virus corona, masker pelindung N95, masker bedah, gaun isolasi, dan pakaian pelindung medis, melansir CGTN, Senin (23/3)
 
Geng mengingatkan lagi peran Kamboja yang begitu mendukung China di awal wabah terjadi dengan mengirimkan donasi dan bahan-bahan pencegahan epidemi.

Raja Kamboja Norodom Sihamoni dan isterinya, Ratu Norodom Monineath Sihanouk, telah memberikan simpati dan dukungan kepada China dengan mengirimkan Perdana Menteri Samdech Techo Hun Sen untuk mengunjungi China saat wabah virus corona menyerang China,” kaya Geng.

Hun Sen berkunjung ke Beijing dan bertemu dengan para pemimpin Tiongkok pada 5 Februari, menandai bahwa ia adalah  pemimpin asing pertama yang mengunjungi China.

Hun Sen juga berkesempatan bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Gedung Great Hall of the People di Beijing. Xi memberikan apresiasinya kepada Kamboja karena membantu China menghadapi corona.

"Seorang teman dibutuhkan adalah teman yang hadir, sebagaimana rakyat Kamboja ada dengan China dalam momen spesial ini," kata Xi ketika itu.
 
Geng mengungkapkan, saat ini Kamboja sedang berjuang keras melawan epidemic.

“Kami yakin akan melakukan upaya terbaik untuk memberikan bantuan komprehensif ke Kamboja," ujar Geng.
 
"Ini bukan hanya refleksi dari persahabatan khusus Tiongkok-Kamboja, tetapi juga apa yang harus kita lakukan sebagai komunitas dan persahabatan yang kuat,” kata Geng.

Sampai dengan Senin (23/3), Kamboja mengkonfirmasi dua kasus baru, sehingga jumlah total kasus menjadi 86 orang positif virus corona.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya