Berita

Industri Batu Bara/Net

Bisnis

Wabah Virus Corona Berlalu, China Mulai Bangkitkan Lagi Pasar Energi Batu Bara

SENIN, 23 MARET 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seiring dengan pulihnya kondisi Wuhan dari wabah virus corona, aktivitas ekonomi di China kembali bergerak.

Meski belum normal sepenuhnya, namun pergerakan telah terlihat di pusat perbelanjaan, di restoran, serta beberapa ruas jalan yang kembali menunjukkan keramaiannya.

Bahkan, social distancing tidak lagi diperlukan di beberapa lokasi yang semula masuk dalam zona merah. China telah berhasil melalui bencana wabah virus Covid-19.


Pemandangan ini jauh berbeda dengan pemandangan pada Januari dan Februari lalu yang merupakan mimpi buruk negara itu.

Melansir Reuters, ketika China mulai terlihat bergerak maka aktivitas ekonomi pun bertanda bangkit kembali.  

Dalam pekan, ini aktivitas China yang mulai bergerak membuat pergerakan pula pada pasar energi, terutama permintaan batu bara.

Sebagai negara konsumen batu bara terbesar di dunia, China kembali membuka permintaannya.

Data Refinitv menunjukkan pengiriman batu bara yang sudah sampai di pelabuhan China sepanjang 1-13 Maret menunjukkan angka 10,8 juta ton. Naik 1,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan impor ini membuat stok batu bara China terdongkrak. Stok batu bara di pelabuhan Qinhuangdao tercatat 5,8 juta ton per 13 Maret. Naik 1,75 persen dibandingkan tahun lalu, melansir Reuters.

Sebagaimana diketahui, konsumsi di China mempengaruhi harga batu bara. Bila konsumsi China turun, maka harga akan ikut terpangkas. Permintaan China berarti adalah kebangkitan harga batu bara secara global.

Untuk Indonsia sendiri, kurang lebih 30 persen dari total produksi batu bara Indonesia diekspor ke Negeri Tirai Bambu itu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya