Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Tanggapi Pernyataan Jubir, Fadli Zon: Cara Kelola Negara Amatiran Dalam Hadapi Covid-19

SENIN, 23 MARET 2020 | 01:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon mengatakan bahwa Indonesia butuh protokol mitigasi dalam penanganan wabah virus corona.

Saat ini data kasus virus corona terus bertambah di Indonesia. Pemerintah dinilai lamban dalam menangani wabah yang telah mencatatkan angka kematian sebanyak 48 orang.

“Masyarakat jadi sulit karena kerja gak becus. Tak siapkan APD, masker, alat tes, pada waktunya,” cuit Fadli Zon pada akun Twitternya, Minggu (22/3).


Ia juga menanggapi cuitan Juru Bicara Istana, Fadjroel Rachman, yang mengatakan ada banyak pecundang politik yang mencari keuntungan di saat wabah virus corona.

Menurut Fadli Zon, korban yang berjatuhan sudah banyak karena cara pengelolaan negara yang amatiran.

Entah siapa yang dimaksud Zon dengan ‘sibuk denial dan jumawa’. Zon menyampaikan ia sebagai anggota DPR telah mengingatkan sejak Januari lalu soal protocol mitigasi.

“Sibuk denial dan jumawa bahwa RI bebas corona.Lihat sudah berapa  banyak korban? Cara kelola negara amatiran dalam hadapi #COVID19 . Saya sebagai anggota  @DPR_RI sudah bicara perlu protokol mitigasi sejak Januari 2020,” cuit Zon.

Sebelumnya Fadjroel Rachman menulis cuitannya pada akun Twitternya @Fadjroel_

“Para pecundang politik mencoba mengail keuntungan di tengah kesulitan masyarakat melawan Covid-19. Kita catat perilaku mereka, selain melawan Covid-19, kita bersama melawan para pecundang politik. Insya Allah kita menjadi pemenang! Ber-sama-sama dalam #GotongRoyongKemanusiaan, FR.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya