Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Trump Berseru Kita Akan Menang, Pengamat: Itu Bentuk Pengakuan Wabah Ini Terlalu Banyak Tantangan

RABU, 18 MARET 2020 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Amerika Serikat mengatakan bahwa wabah virus corona kemungkinan baru akan reda dan bisa diatasi pada Juli atau Agustus nanti.  

Presiden AS Donald Trump menilai wabah ini seperti musuh yang tidak terlihat dan seluruh dunia sedang berperang dengan musuh itu. Namun, ia meyakini bahwa akan memenangkan perang itu, seperti yang ia tulis dalam unggahan di akun Twittrenya, @realdonaldrump

"Dunia berperang dengan musuh yang tersembunyi. KITA AKAN MENANG!"


Sebelumnya, Trump menyampaikan rilis resminya di di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (17/3), tentang pedoman yang lebih tegas, bagaimana warganya harus menjaga jarak atau social distancing selama 15 hari ke depan.

“Pemerintah merekomendasikan agar semua orang Amerika, termasuk yang muda dan sehat, untuk bersekolah dari rumah, jika memungkinkan. Hindari berkumpul dalam kelompok lebih dari 10 orang, hindari perjalanan yang tidak perlu dan hindari pergi ke bar, restoran, dan pusat jajan umum,” tandas Trump, yang dirilis dalam laman resmi Gedung Putih.

Profesor kajian retorika presiden di Vanderbilt University, Vanessa Beasley, mengatakan, pernyataan Trump lebih kepada pengakuan bahwa wabah ini bukanlah jangka pendek. Trump mengakui akan banyak tantangan dalam penanganan virus corona.

"Ia tampaknya mengakui bahwa sebenarnya ini tidak akan menjadi krisis jangka pendek, dan malah akan banyak tantangan. Menurut saya, apa yang disampaikan hari ini adalah yang paling dramatis dan paling sarat pengakuan atas kenyataan yang selama ini dibicarakan semua orang di sekitarnya,” ujar Vanessa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya